Netizen Berharap Balita Siti Aisyah Segera Ditemukan
Info postingan Satria Cakra salah seorang tim SAR @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Status pencarian korban balita tenggelam, Siti Aisyah (2) diubah menjadi pemantauan. Hal ini dikarenakan tidak ada saksi pasti yang melihat atau mendengar suara ketika korban terjatuh ke sungai.

Meskipun statusnya diubah pemantauan, pihak SAR dan relawan akan tetap menerapkan sesuai prosedur.

“Untuk korban bayi yang diperkirakan hanyut di sungai di (tutup) pada sore ini dan masih lanjut di keesokan harinya yang mulai dari penyisiran sekarang menjadi pemantauan dikarenakan tidak adanya saksi,” tulis salah satu anggota SAR, Satria Cakra, di akun facebook miliknya, Sabtu (04/03) sore.

Di salah satu grup facebook sendiri para netizen terus memantau perkembangan kejadian ini, banyak yang iba karena hingga kini si balita yang diduga tenggelam belum ditemukan.

“Semoga cepat ketemu nak,” tulis akun facebook Ulfa Ufarria.
“Enggeh tag doain cepet ketemu, sagno ne ta,” tulis akun Bilqis Aprillya.

Komentar Netizen di grup facebook @MalangTODAY/Istimewa

Siti yang tinggal di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, semula diajak bermain oleh Munir, pamannya. Karena sang Paman hendak menjalankan salat Jumat, si balita diserahkan kepada neneknya, Piatin.

Saat main dengan neneknya, Siti minta pisau mainan dan pakaian. Tetapi ketika Nenek Piatin keluar dari rumah untuk membawakan mainan yang diminta, Siti sudah tidak ada di tempatnya.

Siti diduga terjatuh dan tenggelam terbawa arus, namun selama dua hari pencarian belum juga ditemukan. Sesuai prosedur pencarian akan dilakukan selama seminggu setelah dinyatakan hilang.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here