Nelayan Sendangbiru Nekad Melaut, Radius Penangkapan Ikan Terbatas
Aktivitas nelayan di TPI Sendangbiru @Dhimas/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Gelombang tinggi air laut yang masih terjadi hingga saat ini tak membuat nelayan di Sendangbiru, Kabupaten Malang untuk berhenti menangkap ikan.

Ketua Kelompok Nelayan Rukun Jaya Sendangbiru, H Umar Hasan mengatakan jika sebagian nelayan masih tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Namun, para nelayan lebih memilih untuk membatasi radius penangkapan ikan.

Baca Juga: Bulan Ramadan, Harga Ikan di Sendangbiru Alami Penurunan

“Masih bekerja, namun agak-agak tidak begitu jauh,” terang Umar, Senin (6/8).

Umar menambahkan, keterbatasan radius penangkapan ikan tersebut membuat hasil yang didapat juga berkurang dibanding jika cuaca sedang bagus.

“Kalau tuna pancingan itu ya dari 3 ton bisa turun 2 ton, kalau cuaca bagus di hari musim 3 ton sampai 5 ton yang pancingan. Kalau tangkapan jaring itu bisa 10 ton sampai 20 ton,” sambungnya.

Baca Juga: Cuaca Buruk Sebabkan Tangkapan Nelayan Sendangbiru Turun

Untuk harga jual ikan sendiri, Umar menyampaikan jika ada kenaikan sedikit. Hal itu tidak lain karena dipengaruhi dengan adanya perubahan tangkapan ikan nelayan yang berkurang dengan adanya gelombang tinggi itu.

“Ada perubahan, naik sedikit. Ya karena hasil tangkapan juga berubah, dari tuna, baby tuna, itu agak berkurang berganti ke jaringan. Jadi hasil tangkapan jaring, jaringan ke tongkol yang didapat, jadi kalau tuna atau baby tuna kan harus ber mil-mil,” pungkasnya.


Reporter : Dhimas Fikri
Editor : Raka Iskandar

Loading...