Proses panen cabai merah besar yang dilakukan petani di Kabupaten Malang @DhimasMalangTODAYnet
Proses panen cabai merah besar yang dilakukan petani di Kabupaten Malang @Dhimas/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Para petani di Kabupaten Malang khususnya petani sayur saat ini sudah mulai dikenalkan pada sistem digital untuk memasarkan hasil panen mereka.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang menyatakan bahwa hal itu cukup penting. Petani di wilayahnya harus sudah mulai familiar dengan pemasaran secara digital.

Sesuai petunjuk dari pemerintah pusat, petani di Kabupaten Malang kini mulai dikenalkan dengan sistem pemasaran digital dalam bentuk aplikasi berbasis android yang dinamakan Sayurbox. Sayurbox ini merupakan aplikasi android karya anak bangsa yang didirikan Amanda Susan dan Rama Notowidigdo.

“Jadi semacam online shop, tapi ini untuk hasil pertanian, terutama sayur. Sekarang kan banyak konsumen inginnya itu sayur yang fresh langsung dari petani,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar, Kamis (16/5/2019).

Diakuinya, selama ini petani di wilayahnya masih seringkali dihadapkan pada persoalan pemasaran yang belum optimal. Terlebih lagi, jika musim panen, tidak jarang harga jual dari petani bisa anjlok sangat murah.

“Jadi salah satu masalah yang dihadapi oleh petani kita di Kabupaten Malang adalah saat penjualan pasca panen. Terkadang petani kita bingung kalau mau menjual itu harganya yang rendah,” jelasnya.

Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang ini pun berharap, dengan dikenalkannya petani pada Sayurbox dapat mengatasi persoalan pemasaran. Namun, Budiar mengatakan, ada aturan yang harus diikuti petani untuk join di Sayurbox.

“Jadi, sebelum para petani terdaftar dalam aplikasi tersebut sebagai penjual, pihak aplikasi akan melakukan survei terlebih dahulu untuk memastikan hasil produksi tani yang akan dijual sesuai dengan kebutuhan pasar. Selanjutnya, proses pengiriman dan segalanya dilakukan oleh pihak aplikasi. Kita hanya menyediakan apa yang akan dijual saja,” tukasnya. (DHI/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.