Mimpi Panjang Kabupaten Malang, Seluruh Desa Jadi Desa Wisata
Boon Pring Andeman yang menjadi andalan Desa Wisata Sanankerto Turen @Dhimas/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tak mengenal kata berhenti dalam mengembangkan sektor pariwisata. Salah satunya melalui Desa Wisata.

Hingga saat ini tercatat sudah 18 Desa Wisata yang telah ada di Kabupaten Malang. Jumlah tersebut terus akan bertambah seiring berkembangnya dunia pariwisata.

Baca Juga: Kebakaran di Sukun, Jalanan Macet Parah

Seperti diketahui, potensi sektor pariwisata Kabupaten Malang tidak perlu diragukan lagi. Seluruh wilayah atau sebanyak 390 Desa yang ada memiliki potensi untuk dieksplorasi kekayaan wisatanya.

Bupati Malang, Rendra Kresna memiliki angan-angan seluruh desa di Kabupaten Malang di masa mendatang dapat menjadi Desa Wisata seluruhnya.

“Kelak, seluruh desa yang ada di Kabupaten Malang, merupakan Desa Wisata yang lahir berkat kebersamaan dan kemauan bersama, serta tekad tertinggi masyarakat setempat masing-masing,” kata Rendra saat membuka kegiatan Pesona Dewi di Mulyorejo, Kecamatan Ngantang belum lama ini.

Apa yang menjadi angan-angan Pemkab Malang itu tentu bukan hal yang mustahil. Hal itu mengingat dukungan dari sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang melimpah.

Kabupaten Malang, seperti diketahui, memiliki penduduk mencapai 3 juta jiwa. Sedangkan untuk SDA, Kabupaten Malang memiliki pantai, gunung, dan hutan yang masih bisa dikembangkan untuk pariwisata.

“Dunia kepariwisataan jelas mampu melepaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan keluarga yang ada di masyarakat desa. Kalau dengan menggunakan konsep Desa Wisata ini yang merasakan hasilnya itu tentunya masyarakat desanya sendiri,” tegasnya.

Baca Juga: Breaking News: Laka Tunggal di Danau Kerinci, Korban Tak Sadar

Dicontohkan Rendra, ada Desa Wisata Gubuk Klakah dan Pujon Kidul yang saat ini telah sukses dikelola berbasis kerakyatan untuk mengangkat taraf perekonomian masyarakatnya. Seperti Desa Wisata Pujon Kidul yang mengandalkan Cafe Sawah-nya, hingga memasuki Agustus ini telah mendapat pemasukan mencapai Rp 8 miliar.

“Mengaca dan mengacu keberhasilan desa wisata yang sudah berhasil bukan hanya mengandalkan keindahan alam melainkan juga tangan terampil warganya,” tandasnya.


Reporter : Dhimas Fikri
Editor : Raka Iskandar

Loading...