Kedua pelaku yang diamankan di Polsek Bantur (ist)

MALANGTODAY.NET – Perbuatan mertua dan menantu di Desa/Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang sungguh tidak patut ditiru lantaran kompak melakukan penganiayaan terhadap keluarganya sendiri.

Kedua pelaku penganiayaan tersebut adalah Toni Suherman (49) dan Sularso Andi Wibowo (21). Keduanya menganiaya kakak ipar Toni, Suraji (54).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (2/3/2019) lalu. Awalnya, Suraji sedang menasehati putrinya yang masih di bawah umur, di rumahnya.

Di situ, putri Suraji dibela neneknya, Tumini. Lantas, Suraji dan Tumini kemudian terjadi adu mulut. Bersamaan, Toni datang dan langsung membela Tumini yang merupakan ibunya.

Selanjutnya, antara Toni dan Suraji terjadi pertengkaran. Emosi, Suraji terlebih dahulu mencekik leher Toni. Toni kemudian membalas dengan memukul kepala Suraji sebanyak dua kali dan sekali menampar.

Sewaktu keduanya terlibat perkelahian, datang menantu Toni, Sularso. Tanpa berpikir panjang dan tak mengetahui duduk permasalahannya, Sularso ikut menganiaya Suraji.

Ketika dikeroyok dua orang itu, Suraji akhirnya memilih diam. Setelah pertikaian tersebut berakhir, Suraji melapor ke Polsek Bantur.

“Hubungan korban dengan tersangka memang sudah tidak akur. Sudah lama keduanya menaruh dendam,” kata Kapolsek Bantur, AKP Yatmo, Selasa (19/3/2019).

Akibat perbuatannya itu, kini kedua pelaku harus mendekam di ruang tahanan Polsek Bantur. Baik Toni maupun Sularso mengaku spontan melakukan penganiayaan. (DHI/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.