Deklarasi pemenangan Jokowi-Amin dengan ribuan santri dan pengurus pondok pesantren se Indonesia di Pondok Pesantren Assidiqiyah II, Batu Ceper, Kota Tangerang (Gus FahrurIGGI)
Deklarasi pemenangan Jokowi-Amin dengan ribuan santri dan pengurus pondok pesantren se Indonesia di Pondok Pesantren Assidiqiyah II, Batu Ceper, Kota Tangerang (Gus Fahrur/IGGI)

MALANGTODAY.NET – Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) menganggap memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin selayaknya jihad.

Hal itu diutarakan Ketua IGGI, Dr KH Ahmad Fahrur Rozi pada deklarasi pemenangan Jokowi-Amin dengan ribuan santri dan pengurus pondok pesantren se-Indonesia di Pondok Pesantren Assidiqiyah II, Batu Ceper, Kota Tangerang, belum lama ini.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Fahrur ini, jihad memenangkan pasangan Jokowi-Amin merupakan sebuah kebanggaan.

“Jihad ini sebagai panggilan kehormatan pesantren karena kiai Ma’ruf adalah bagian utama dari ulama panutan di pesantren,” katanya.

Pengasuh Ponpes An Anur 1 Bululawang itu menambahkan, memenangkan Jokowi-Amin merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Dia juga menegaskan, harga diri masyarakat pesantren pun dipertaruhkan dalam upaya pemenangan itu.

“Kiai Ma’ruf sebagai tokoh representasi pesantren. Saat ini, hampir semua pengasuh pesantren di Indonesia telah berikrar dan menyerukan untuk mendukung kiai Ma’ruf Amin,” tuturnya.

Pria berkacamata ini juga meyakini, bila Jokowi-Amin menang pada Pilpres nanti, pesantren akan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Menurutnya, pesantren memang seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah, mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan yang sudah ada berabad-abad yang lalu. (DHI/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.