Gudang logistik Pemilu KPU Kabupaten Malang yang berada di Kecamatan Pakisaji (Dhimas)
Gudang logistik Pemilu KPU Kabupaten Malang yang berada di Kecamatan Pakisaji (Dhimas)

MALANGTODAY.NET Meskipun telah mendapat gudang untuk menampung perlengkapan logistik Pemilu, ternyata tidak serta-merta menyelesaikan masalah yang dihadapi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko menyampaikan, kebutuhan gudang logistik di masing-masing kecamatan masih belum representatif. Hal itu tentu akan berpengaruh pada daya dukung pelaksanaan Pemilu mendatang.

“Kami menyampaikan terkait dengan kebutuhan gudang logistik. Gudang kami belum representatif untuk menampung kemudian melakukan proses teknis lipat dan sortir, termasuk mendistribusikan logistik ke seluruh wilayah kecamatan,” ucap Santoko saat memberikan laporan kesiapan Pemilu pada Plt Bupati Malang, belum lama ini.

Masih kata Santoko, KPU tidak bisa melimpahkan tugas pelipatan dan penyortiran surat suara kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK), karena tidak ada regulasi yang mengatur hal tersebut. Maka jalan satu-satunya adalah melibatkan tenaga lipat dan sortir di satu tempat, dalam hal ini gudang logistik KPU.

“Maka syarat yang harus kami dapatkan adalah gudang yang sangat representatif untuk melakukan lipat dan sortir surat suara. Per hari, kami butuh 300 sampai dengan 500 orang tenaga lipat dan sortir. Surat suaranya berjumlah lebih dari 10 juta lembar terdiri dari lima jenis pemilihan,” terangnya.

Menanggapi apa yang dikeluhkan KPU itu, Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait untuk memfasilitasi kebutuhan KPU tersebut. Menurut Sanusi, hal itu merupakan salah satu cara Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung suksesnya Pemilu nanti.

“Kami akan berupaya, agar sesuai dengan prosedur untuk penyelenggaraan Pemilu. Salah satunya pengadaan kaos bagi Linmas agar memenuhi jumlah yang dibutuhkan yaitu sekitar 4.000 orang. Terkait dengan gudang logistik, kami akan melakukan survei untuk mendapatkan tempat yang representatif, sesuai apa yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pemilu mendatang,” tutur politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. (DHI/HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.