Kabupaten Malang Tak Butuh Daging Impor
Salah satu penjual daging yang ada di Pasar Besar Kepanjen@Dhimas Fikri/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Produksi daging di Kabupaten Malang setiap tahunnya selalu mengalami surplus. Pemerintah Kabupaten Malang pun menegaskan bahwa daging impor tidak diperlukan di wilayahnya.

Disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang, Nurcahyo, jika setiap tahunnya di Kabupaten Malang dapat menghasilkan sekitar 41 ribu ton daging. Sedangkan, kebutuhan konsumsinya sebatas 25 persen dari total produksi tersebut.

“Kami tidak memerlukan daging impor dari luar. Kami sudah bisa memenuhi kebutuhan daging, bahkan mengirimnya ke luar daerah,” kata Nurcahyo, belum lama ini.

Melimpahnya produksi daging lokal di Kabupaten Malang itu sendiri dikarenakan populasi sapi yang banyak. Hingga kini tercatat populasi sapi mencapai 243 ribu ekor lebih.

Adanya surplus itu, Kabupaten Malang juga berkontribusi memasok daging ke daerah lain. Bahkan daging dikirim hingga Kalimantan dan Sulawesi.

“Surplus daging yang ada kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan daging di beberapa daerah,” terangnya.

Lebih jauh, selain Kabupaten Malang, daerah-daerah lain di Jawa Timur juga telah membuat kesepakatan agar daging impor tak masuk wilayahnya. Mereka meyakini, produksi daging di Jawa Timur mampu memenuhi kebutuhan konsumen dan pasar. (Dhi/end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.