Kapolres Malang, Akbp Yade Setiawan Ujung (humas Polres Malang)
Kapolres Malang, Akbp Yade Setiawan Ujung (humas Polres Malang)

MALANGTODAY.NET – Perkembangan media sosial (medsos) harusnya tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan hal negatif, apalagi berita hoax. Medsos harusnya dimanfaatkan dengan bijak oleh penggunanya.

Banyak manfaat yang bisa didapat dari medsos jika digunakan dengan baik. Mengingat, medsos ada untuk mempermudah komunikasi dan juga dapat dimanfaatkan untuk media promosi.

Memang, baiknya jika warganet dapat menggunakan medsos secara bijak. Hal itu diungkapkan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung dalam kegiatan Ngaji Bareng Menangkal Radikalisme dan Memberantas Narkoba di SMA Al-Hikmah Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Senin (20/11).

“Janganlah kita diperalat oleh media sosial, tapi kita harus memperalat media sosial,” ucap AKBP Yade Setiawan Ujung.

Ujung mengungkapkan jika di era modern seperti saat ini penjajahan dilakukan dengan cara proxy war. Gerakan radikalisme, intoleransi dan terorisme dapat disusupkan orang-orang tidak bertanggungjawab melalui media internet.

“Mengacau negara dengan dimasukkan isu-isu untuk mengacau suatu negara,” pungkas Ujung.

Selain itu, Ujung menjelaskan jika saat ini Indonesia sudah masuk darurat Narkoba. Melihat, 6 juta penduduk dari total 250 juta penduduk Indonesia adalah pemakai narkoba.

“Strategi mencegah narkoba ada dua, yaitu memutus suplay peredaran narkoba dan menekan permintaan melalui edukasi serta sosialisasi,” imbuhnya.(mas/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda