Gunakan Uang Kertas, Komplotan Gendam di Singosari Diringkus Polisi
Kedua pelaku gendam saat dimintai keterangan di Polsek Singosari@Dhimas Fikri/MlangTODAY

MALANGTODAY.NET – Angka kasus penipuan dengan modus gendam di wilayah hukum Polres Malang cukup tinggi. Pada Operasi Sikat Semeru 2018 yang baru saja berakhir, Polres Malang mengungkap 21 kasus gendam.

Salah satu kasus gendam yang berhasil diungkap yaitu yang terjadi di Kecamatan Singosari. Petugas Polsek Singosari meringkus dua pelaku gendam, Mukhlis warga Kabupaten Banyuwangi dan Nur Rohim warga Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Aksi Debt Collector Kelewat Batas? Ini Imbauan Kepolisian

Kedua pelaku diamankan setelah memperdayai korban, Mustofa (49) warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pelaku diamankan di Jalan Raya Karanglo, Kamis (13/9/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono menjelaskan bahwa dua pelaku yang diamankan tersebut memiliki komplotan. Komplotan pelaku gendam itu membagi peran secara rapi saat beraksi.

“Ini sebuah jaringan kalau dari hasil penyelidikan, jadi ada yang mempengaruhi, kemudian ada perantaranya, kemudian ada eksekusinya. Jadi berawal dua orang ini mencari sasaran yang tujuannya mencari bisnis yang mungkin bisa berlipat ganda,” ujar Supriyono dalam rilis di Mapolsek Singosari, Sabtu (22/9/2018).

Baca Juga: Aksi Debt Collector Kelewat Batas? Ini Imbauan Kepolisian

Selanjutnya, kedua pelaku tersebut akhirnya bertemu korban Mustofa. Pelaku pun mengiming-imingi korban dengan tawaran bisnis yang bisa menghasilkan uang berlipat ganda.

“Korban sampai mengambil uang di bank pada saat itu, hari itu juga. Kemudian diserahkan senilai 300 juta, transaksi di Karanglo. Pada saat menyerahkan 300 juta itu dijanjikan menjadi 1 miliar,” terangnya.

Uang 1 miliar yang dijanjikan pelaku itupun langsung diserahkan pada korban. Namun terkejutnya korban saat uang yang diserahkan pelaku hanya berisi kertas, dengan uang asli hanya sebesar Rp 100 ribu dalam bentuk pecahan Rp 50 ribu.

Baca Juga: Revitalisasi, Solusi Hidupkan Kembali TIC Kota Malang

“Ternyata saat dibuka di dalam mobil itu hanya potongan kertas. Setelah sadar akhirnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Singosari,” jelasnya.

Kedua pelaku sendiri diamankan sebelum berhasil kabur dari wilayah Singosari. Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku akan dijerat Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca Juga  Warga Dengkol Kembali Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Identitas

Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Endra Kurniawan