GP Ansor Ingin Masyarakat Hormati Sistem yang Disusun Pendiri Bangsa
Suasana harlah GP Ansor ke 83 di Unira Malang (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Beberapa waktu lalu masyarakat sempat dihebohkan dengan undangan di media sosial mengenai acara International Khilafah Forum dengan mengangkat tema, Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Malang, Hasan Abadi mengatakan seharusnya menghormati sistem yang telah disusun pendiri bangsa.

“Mereka yang ingin membentuk negara lain sebaiknya tidak ada di Indonesia. Karena jika ingin membentuk khilafah itu tidak cocok di Indonesia,” ujar Hasan Abadi ditemui saat Harlah GP Ansor yang ke-83, Selasa (25/4).

Ia menambahkan jika saat ini Indonesia memang sedang dihadapkan pada suatu permasalahan tentang memudarnya wawasan kebangsaan, sehingga muncul gerakan-gerakan yang menginginkan negara ini terpecah belah.

“Hari ini Indonesia mulai di koyak-koyak, mulai dipecah-pecah oleh aliran atau kelompok yang macam-macam, yang banyak menggrogoti kebhinekaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, untuk kelompok-kelompok radikal yang mengatasnamakan Islam yang dikhawatirkan mulai muncul di Indonesia, menurut Hasan itu bukanlah kelompok dari Indonesia.

“Pasti mereka tidak berasal dari organisasi-organisasi Indonesia, mereka berangkat dari organisasi luar negeri yang punya cara pandang berbeda dengan yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here