Foto: Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka untuk membunuh Pardi (Dhimas)
Foto: Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka untuk membunuh Pardi (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Polres Malang akhirnya mengamankan pelaku pembunuhan Pardi (58) warga Dusun Gandon Barat, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang yang mayatnya ditemukan di area persawahan Dusun Tegal Pasangan, Pakis, beberapa waktu lalu.

Pelaku tidak lain adalah Muhammad Shaikoni (39) warga Dusun Tegal Pasangan, Pakis. Peristiwa pembunuhan itu berawal saat Shaikoni yang memiliki kebun jagung, kehilangan beberapa jagung miliknya.

Dari situ, Shaikoni lalu berinisiatif melakukan pegintaian. Kemudian pada Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 02.00 WIB, Shaikoni mendapati ada tiga orang yang datang ke kebunnya dengan mengendarai dua sepeda motor, salah satunya adalah korban Pardi.

Ketika itu, Pardi memasuki area kebun jagung Shaikoni. Shaikoni pun langsung mendatangi Pardi dan sempat menegur dari belakang.

Pardi yang mendapat teguran lalu menoleh ke belakang dan saat itu Shaikoni langsung membacoknya menggunakan sabit. Korban menderita luka di bagian rahang kiri hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mayat Pardi ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara tersangka diketahui melarikan diri usai peristiwa itu.

Peristiwa pembunuhan tersebut kemudian diselidiki polisi hingga akhirnya tersangka dapat diamankan, Jumat (3/5/2019).

“Kita tangkap tersangka beserta barang bukti permulaan. Berdasarkan keterangan saksi memang lihat tersangka ini memang berada satu posisi dengan korban pada malam itu,” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada awak media.

Ujung menambahkan, dari hasil penggeledahan yang dilakukan di rumah tersangka, ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban. Menurut pengakuan tersangka, motif dirinya tega menghabisi korban lantaran jagung di kebun miliknya kerap raib dicuri.

“Menurut keterangan tersangka ini, beberapa kali jagung di ladangnya hilang. Malam itu kebetulan tiga orang ini, termasuk korban, ada disitu,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya ini, tersangka harus meringkuk dibalik jeruji besi Mapolres Malang. Tersangka bakal dijerat pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun. (Dhi/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.