Suasana Festival Jalan Tol Mapan @Istimewa
Suasana Festival Jalan Tol Mapan@Andika Fajar Kurniawan/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – PT Jasa Marga Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Pandaan Malang menggelar Festival Jalan Tol Ruas Pandaan-Malang, Sabtu (23/3/2019). Dirut PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Desi Aryyani menjelaskan bahwa penyelenggaraan Festival Jalan Tol ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan JSMR di ruas tol baru.

“Tujuan kami ingin memperkenalkan ruas-ruas tol baru kepada masyarakat sebelum dioperasikan. Kalau sudah beroperasi tentunya tidak boleh (ada event dijalan tol),” ujarnya usai melepas peserta Festival Jalan Tol Ruad Pandaan-Malang di Gerbang Tol Singosari, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Acara tersebut turut diramaikan sebanyak 6.471 peserta yang terdiri atas pesepeda dan pelari santai. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Desi bersama beberapa tamu undangan seperti Sekjen Kementerian PUPR, Anita Firmanto E.S. Tak ketinggalan, puluhan stan kuliner dan jajanan khas Malang turut memadati event tersebut.

Akan Dioperasikan Mei Mendatang

Lebih lanjut, Desi mengungkapkan bahwa telah berencana mengoperasikan jalan tol Pandaan-Malang pada awal Mei 2019 mendatang. Selain itu ia juga menjelaskan bahwa ruas jalan tol yang nantinya akan dioperasikan adalah seksi 1-3 dari 5 seksi yang kini tengah dibangun.

“Sekarang ini masih dalam proses uji baik fungsi. Mudah-mudahan seksi 1 sampai 3 bisa dioperasikan awal Mei,” jelasnya lebih lanjut.

Jalan tol tersebut dibangun dalam lima seksi. Adapun, progres pembangunan seksi 4 dalam tahap penyelesaian akhir. “Mudah-mudahan pengoperasian seksi 4 bisa berbarengan dengan seksi 1 sampai 3,” imbuhnya.

Sementara itu, seperti yang diketahui, pembangunan seksi 5 sejak 8 Maret 2019 sampai dengan saat ini sementara harus terhenti. Hal tersebut dikarenakan adanya temuan situs purbakala yang kini tengah menjadi lokasi penelitian para arkeolog, yang berada tepat di sisi seksi tol tersebut.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dirut PT Jasamarga Pandaan Malang, Agus Purnomo. Ia juga mengatakan bahwa kelanjutan pembangunan seksi tersebut masih menunggu hasil pembahasan di Balai Purbakala Cagar Budaya.

“Kami masih menunggu hasil dari Balai. Kemungkinan jalan yang melewati situs tersebut bergeser lebih kurang 8 meter,” tukasnya.

Dengan adanya event semacam ini diharapkan agar upaya memperkenalkan ruas tol baru seperti yang dilakukan oleh PT Jasa Marga bisa dicontoh oleh badan usaha jalan tol lainnya.

Sehingga masyarakat umum diharapkan dapat mengetahui akan keberadaan jalan penghubung kota tersebut, yang nantinya juga sebagai sarana penunjang laju pergerakan ekonomi di Jawa Timur. (FAJ/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.