Ditemukan Meninggal Dunia, Warga Penasaran Lihat Evakuasi Siti Aisyah
Evakuasi jasad balita Siti Aisyah (@MalangToday.net/PMI Kabupaten Malang)

MALANGTODAY.NET – Jasad Siti Aisyah Anggraeni (2) ditemukan meninggal dunia setelah dua hari tercebur dalam saluran irigasi dekat rumahnya. Warga penasaran, berduyun-duyun menyaksikan proses evakuasi.

“Ya banyak yang ingin tahu, mungkin penasaran ingin melihat. Bisa dilihat di foto-fotonya,” kata Muji Utomo, Koordinator Satuan Siaga Bencana (Satgana) PMI Kabupaten Malang, Minggu (5/3).

Kata Muji, jasad Siti ditemukan di Dusun Boro, Desa Panggungrejo, Kecamatan Gondanglegi yang berjarak sekitar 25 kilometer lebih dari tempat tinggalnya. Tim sendiri sebelumnya sudah melakukan pencarian di lokasi tempat ditemukan korban.

“Ditemukannya di salurah irigasi, memang bercabang-cabang,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani, Minggu (05/03) mengungkapkan, Siti Aisyah ditemukan oleh seorang warga pencari jamur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka di beberapa bagian.

Jasad Siti Aisyah ditemukan sekitar pukul.06.30 WIB oleh Khosim (40), warga Dusun Boro, Desa Panggungrejo Kecamatan Gondanglegi. Khosim (40) saat itu hendak mencari jamur di persawahan. Korban diduga tenggelam dan terbawa arus sungai Ilang Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

“Ditemukan dalam keadaan terlentang dan meninggal dunia, di aliran sungai Dusun Boro, Desa Panggungrejo,” katanya.

Siti semula diajak bermain oleh Munir pamannya. Karena sang Paman hendaan salat Jumat, si balita diserahkan pada neneknya, Piatin.

Saat main dengan neneknya, Siti minta pisau mainan dan pakaian. Tetapi ketika Nenek Piatin keluar dari rumah untuk membawakan mainan yang diminta, Siti sudah tidak ada di tempatnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here