Diikuti 32 Provinsi, Peserta KPN 2018 'Numpang' di Rumah Warga
Pembukaan KPN 2018 di Desa Lebakharjo Kabupaten Malang@Dhimas Fikri/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Selama kegiatan Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 berlangsung mulai 13 hingga 19 Agustus nanti, para peserta harus ‘menumpang’ di rumah warga di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Para peserta itu tinggal di rumah warga setempat, karena panitia pelaksana KPN memang sengaja ingin memberdayakan warga lokal. Selain itu, juga agar para peserta bisa membaur dan akrab dengan lingkungan warga lokal.

Baca Juga: Upaya Tarik Investor ke Kabupaten Malang Masih Temui Jalan Buntu

Seperti diketahui, para peserta KPN tahun ini berasal dari 32 Provinsi seluruh Indonesia. Ada sekitar 4.120 pembina pramuka dari seluruh Indonesia yang tiba di Kampung Pramuka Lebakharjo.

Mereka berasal dari 417 Kwartir Cabang (Kwarcab) dan 32 Kwartir Daerah (Kwarda).

“Tujuannya, agar semakin melebur, latar belakang peserta berbeda-beda, beda Kwarda dan suku,” kata Ketua Pelaksana KPN 2018, Prof Dr Suyatno, Selasa (14/08/2018).

Suyatno menambahkan, tujuan KPN digelar agar pembina pramuka dapat melatih dan meningkatkan kualitas sesuai kemampuan yang dimiliki masing-masing individu.

“Tujuan digelar kegiatan ini adalah nantinya para peserta dapat membina dan melatih kualitas kepramukaan. Semua negara menerapkan prinsip dasar, namun yang membedakan adalah inovasi dan kreasi teknik kepramukaan,” terangnya.

Baca Juga: Sempat Dibebankan Keluarga, Biaya Mahasiswi Tewas di Jerman Kini Ditanggung

Sementara itu, Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, Soekarwo menyampaikan jika warga Lebakharjo menyambut hangat para peserta KPN. Suatu kebanggaan, menurut Pakde Karwo, KPN bisa digelar di Kabupaten Malang.

“Saya bangga dengan Lebakharjo, karena bisa menerima para peserta dengan tangan terbuka dan ramah,” ungkap Pakde Karwo.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Endra Kurniawan

Loading...