Dewan Pertanyakan Target Pertumbuhan Ekonomi 2018 ke Pemkab Malang
Suasana rapat paripurna dengan agenda pandangan fraksi di gedung DPRD (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24 persen hingga 6,41 persen pada tahun 2018 mendatang.

Dalam rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Malang tahun anggaran 2018, target peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24 persen hingga 6,41 persen itu pun di pertanyakan.

“Terkait pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malang tahun 2018 sebesar 5,24 persen hingga 6,41 persen itu merupakan proyeksi nasional. Kami meminta penjelasan dan juga meminta dasar Bupati Malang (Rendra Kresna) menetapkan peningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24 persen hingga 6,41 persen,” kata Juru Bicara Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Malang, Cholis Bidayati, Rabu (25/10).

Sementara itu, Bupati Malang, Rendra Kresna kepada awak media usai rapat paripurna menjelaskan jika ada beberapa penunjang peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malang. Pertanian dan perkebunan merupakan aspek potensi utama untuk menunjang ekonomi di Kabupaten Malang, di susul dengan sektor perdagangan dan induatri.

“Untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi sudah diukur mulai perekonomian mikro dan makro. Sektor yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian adalah pariwisata,” kata Rendra.

Rendra sendiri tidak ingin muluk-muluk untuk mencapai target peningkatan pertumbuhan ekonomi itu. Rendra hanya menginginkan sesuai track.

Rancangan APBD Kabupaten Malang tahun 2018 sendiri diprediksi tidak beda jauh dengan 2017, yakni sebesar Rp 3,4 triliun. Angka ini masih belum termasuk bantuan keuangan dari Pemprov Jatim.

Selain itu, dewan juga mempertanyakan target pendapatan asli daerah (PAD) 2018 yang turun hingga 32,87 persen. (Mas/end)