Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok Makin Dikenal Masyarakat
Kolam budidaya ikan lele milik Khusnan warga Desa Putukrejo Gondanglegi ini menerapkan sistem Bioflok (Dhimas Fikri)

MALANGTODAY.NET – Budidaya ikan air tawar, khususnya ikan lele dengan sistem Bioflok makin dikenal luas masyarakat Kabupaten Malang. Ada sejumlah keuntungan budidaya dengan sistem bioflok.

Selain mempercepat masa panen, sistem bioflok juga memiliki keunggulan dapat meningkatkan produktivitas budidaya ikan. Lalu juga pertumbuhan ikan lebih seragam, ikan lebih sehat dan terpenting hemat biaya operasional.

Salah satu warga Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Khusnan, mencoba peruntungan budidaya ikan lele dengan menerapkan sistem bioflok tersebut. Bersama dengan tiga kelompok masyarakat atau pokmas di desa setempat, pria yang sehari-hari juga menjadi modin ini menekuni budidaya ikan lele yang ditempatkan di halaman depan rumahnya.

“Untuk awak ini ada empat kolam berdinding terpal berdiameter 3 meter, diisii masing-masing bibit ikan lele sebanyak 2.500 ekor,” ujar Khusnan, Selasa (9/1).

Khusnan mengaku untuk pembuatan 4 kolam ikan dan berbagai perlengkapan lainnya menggelontorkan modal awal sebesar Rp 50 juta. Ayah dua anak tersebut berharap usaha yang ditekuninya bisa sukses dan berkembang.

“Saya berharap agar usaha ini makin berkembang dan menginspirasi warga lain untuk ikut menjalankan budidaya lele,” jelasnya.

Perlu diketahui, sistem budidaya bioflok ikan lele ini merupakan sebuah sistem budidaya ikan lele yang melalui proses penumbuhan dan pengembangan mikro-organisme. Proses ini dilakukan dengan cara mengolah limbah hasil budidaya agar menjadi flok-flok atau gumpalan yang sangat kecil sebagai makanan ikan secara alami.

Dalam proses budidaya ikan lele bioflok, untuk merangsang pertumbuhan mikro-organisme harus dipacu dengan pemberian kultur bakteri yang sifatnya non-pathogen dan juga memerlukan pemasangan aerator sebagai pensuplai oksigen serta mencampur aduk mikro-organisme tersebut dengan air pada kolam.

Cara ini budidaya modern ini telah banyak dipraktekkan terlebih dahulu di negara-negara yang maju, diantaranya Australia, Brasil, Jepang.

Loading...