Aksi Serangan Prajurit Dalam Simulasi Di Puslatpur Marinir Purboyo (dhimas)
Aksi Serangan Prajurit Dalam Simulasi Di Puslatpur Marinir Purboyo (dhimas)

MALANGTODAY.NET – Keheningan tiba-tiba terpecah di sekitar kawasan Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Marinir Purboyo, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Suara tembakan bertubi-tubi menghujani daerah tersebut.

Suara tembakan itu berasal dari tank PT 76 milik Marinir buatan Uni Soviet tahun 1955. Kemudian juga ada sejumlah prajurit yang terbagi dalam dua kubu berpakaian lengkap dengan senjata laras panjang.

Kedua kelompok terlibat aksi baku tembak yang sangat sengit. Salah satu kelompok prajurit berhasil ditumbangkan.

Namun, aksi baku tembak dan serangan bertubi-tubi itu bukan kejadian sungguhan. Melainkan hanya simulasi dari prajurit terlatih Marinir dalam operasi serangan kilat.

“Skenario tadi intinya menampilkan kemampuan anggota terlatih kami untuk serangan kilat, menghadapi teroris atau musuh,” kata Komandan Komando Latih Korps Marinir, Kolonel (Mar) Wurjanto, Sabtu (9/12).

Wurjanto menambahkan jika simulasi ini dilakukan pada jarak yang aman. Sehingga tidak melukai warga yang berdomisili disekitar Puslatpur Marinir Purboyo.

Sementara untuk tembakan dari senjata laras panjang dari dua kelompok pasukan serangan kilat, lanjut Wurjanto, menggunakan peluru hampa. Sehingga, hanya ada suara tembakannya, dan tidak dapat melukai.

“Kami sudah atur bagaimana caranya agar tidak melukai warga yang menyaksikan penampilan ini. Aksi ini merupakan salah satu rangkaian dalam HUT ke 72 Korps Marinir,” pungkasnya.(mas/zuk)

Loading...