Kejar Target, BNN Lakukan Asesmen pada Tersangka Narkoba
Tim sedang melakukan asesmen terhadap tersangka MCH @BNN Kabupaten Malang

MALANGTODAY.NET – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang melakukan asesmen terpadu terhadap seorang tersangka kasus narkotika, MCH.

Asesmen dilakukan dengan cara wawancara, observasi, serta pemeriksaan fisik dan psikis residen. Hal itu untuk mengetahui kondisi residen akibat penyalahgunaan narkoba yang meliputi aspek medis dan aspek sosial.

Baca Juga: Pemuda Pancasila Ambil Sikap, Dukung Penuh Pemberantasan Terorisme

Asesmen yang dilakukan BNN Kabupaten tersebut merupakan agenda ke-8 dari 10 target capaian Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang dicanangkan tahun ini. Format asesmen yang berlaku dengan standar terdapat dalam Peraturan Pemerintah nomor 25 tahun 2011 tentang wajib lapor dan sesuai dengan format Adiction Severity Index.

“MCH ini terbukti menyalahgunakan narkotika jenis sabu untuk dirinya sendiri, dan terindikasi tidak terlibat dalam peredaran gelap narkoba. Sehingga perlu dilakukan asesmen secara terpadu untuk menegakkan klasifikasi yang diterapkan kepada tersangka apakah sebatas pengguna atau pengedar,” kata Kepala BNN Kabupaten Malang, Letkol (PM) Laut Agus Musrichin, Selasa (15/5).

Baca Juga: Lintas Pemuda Organisasi dan Agama Kompak Lawan Terorisme

Tim asesmen terpadu sendiri berasal dari berbagai latar belakang, diantaranya penyidik BNN, penyidik kepolisian dan Jaksa. Mereka tergabung dalam tim hukum yang berfungsi menganalisis keterlibatan tersangka dari sisi tindak pidana.

“Tim yang lain berlatar belakang Dokter dan Psikolog BNN, yang berfungsi untuk menentukan tingkat adiksi atau kecanduan tersangka serta kondisi fisik dan psikisnya setelah menjadi penyalahguna,” sambungnya.

Baca Juga: Pemkot Malang Masih Kekurangan Ratusan Pejabat Fungsional

Adapun hasil dari kegiatan asesmen tersebut nanti berupa rekomendasi yang dilampirkan dalam berkas perkara. Hal itu sebagai salah satu pertimbangan bagi hakim untuk membuat putusan pengadilan tetap.


Reporter   : Dimas Fikri
Editor        : Dian Tri Lestari

Loading...