Bentuk Destana, BPBD Sarankan Pemdes Sisihkan Dana Desa
Desa Sitiarjo di Kecamatan Sumbermanjing Wetan merupakan salah Destana yang sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu @Dhimas/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyarankan agar pemerintah desa atau Pemdes di wilayahnya bisa menyisihkan anggaran dana desa untuk membentuk desa tangguh bencana alias Destana.

Disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, berdasarkan peraturan yang berlaku, dana desa dapat diperuntukkan untuk membentuk Destana. Pembentukan Destana termasuk dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

“Salah satu, dana desa atau alokasi dana desa, dalam perencanaannya bisa digunakan untuk pembentukan desa tangguh bencana ini,” kata Bambang, Kamis (14/3/2019).

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Malang ini melanjutkan, Destana digolongkan dalam tiga kategori. Antara lain, pratama, madya dan utama.

“Kategori tersebut disesuaikan dengan kemampuan masing-masing desa. Untuk itu kami terus berusaha mendorong desa-desa, terutama desa yang rawan bencana untuk membentuk desa tangguh bencana secara mandiri melalui penggunaan dana desa,” terang Bambang.

Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Malang telah menggalakkan pembentukan Destana sejak 2012 lalu. Hingga detik ini, baru ada 34 Destana dari total 378 desa.

Pembentukan Destana dirasa sangat penting, mengingat mayoritas wilayah Kabupaten Malang masuk kategori rawan bencana. Dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari masing-masing desa untuk membentuk Destana, agar kedepannya masyarakat bisa banyak menuai banyak manfaat positif dengan kehadiran Destana.

“Tentunya kami terus berupaya memaksimalkan program ini, dan mendorong desa lainnya untuk menjadi Desa tangguh bencana,” tukas Bambang. (DHI/sig)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.