Situs Sekaran yang ditemukan di area proyek tol Pandaan-Malang tepatnya di Desa Sekarpuro Pakis (Dhimas)
Situs Sekaran yang ditemukan di area proyek tol Pandaan-Malang tepatnya di Desa Sekarpuro Pakis (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Pasca ditemukannya situs Sekaran di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang membuat pihak pemerintah desa berencana membangun museum. Namun, belakangan ini rencana itu menjadi sebatas angan saja.

Pada awalnya, pemerintah desa cukup optimis dengan rencana tersebut. Tapi kenyataannya dalam beberapa waktu terakhir semangat untuk membangun museum menjadi kendor, bahkan terancam gagal.

Kepala Desa Sekarpuro, Sulirmanto menuturkan, ada beberapa kendala yang membuat pihaknya pesimis untuk membangun museum ini. Salah satunya adalah sikap tidak kooperatif warga yang menemukan benda-benda kuno dari situs Sekaran.

Upaya pemerintah desa untuk mengumpulkan kembali benda-benda kuno yang ditemukan warga ternyata tidak gampang.

“Kayaknya rencana itu hanya angan-angan saja,” ujar Sulirmanto, Selasa (16/4/2019).

Pemerintah desa sendiri awalnya ingin, jika ada warga yang mau mengembalikan benda-benda kuno, maka benda-benda itu akan dipajang menjadi satu di museum. Tapi, sejauh ini hanya segelintir warga saja yang mau merelakan benda-benda kuno temuannya.

“Jika masyarakat yang menemukan barang-barang tersebut mau menyetorkan pada desa, kami akan gunakan untuk mengisi museum,” terangnya.

Pihak pemerintah desa sendiri meyakini, jika ada museum itu nantinya juga akan berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar. Namun kini, rencana pembangunan museum itu menjadi samar dan terancam gagal. (Dhi/Bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.