Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung memimpin langsung kegiatan razia di Pos 902 Jalan Raya Singosari @Humas Polres Malang
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung memimpin langsung kegiatan razia di Pos 902 Jalan Raya Singosari @Humas Polres Malang

MALANGTODAY.NET – Polres Malang melakukan razia mengantisipasi pergerakan massa untuk mengikuti gerakan kedaulatan rakyat di Jakarta, Rabu (22/5/2019). Razia difokuskan di sejumlah rayon.

Razia dilakukan terhadap satu persatu kendaraan. Mulai dari mobil pribadi, mobil box dan bus penumpang juga tak luput dari pemeriksaan petugas.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung memimpin langsung kegiatan razia di Pos 902, Jalan Raya Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (19/5/2019). Razia dilakukan mulai pukul 01.25 WIB hingga pukul 03.00 WIB.

Kapolres Malang didampingi pejabat Polres Malang lain, diantaranya Wakapolres Malang, Kompol Anggun Dedy Sisworo; Kabag Ops, Kompol Sunardi Riyono; Kasat Intelkam, AKP Imam Solikin; Kasat Reskrim, AKP Adrian Wimbarda; Kasat Samapta, AKP Koesmindar; serta Kasat Lantas, AKP William Thamrin Simatupang.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi ajakan pergerakan massa menuju ke Surabaya dan Jakarta yang menurut undang-undang tidak dibenarkan,” kata Yade Setiawan Ujung.

Ditambahkannya, kegiatan serupa akan dilanjutkan hingga Rabu nanti. Tujuannya, agar iklim kondusif yang sudah tercipta di wilayah hukum Polres Malang tetap terjaga.

“Sasaran utama adalah bus yang mengangkut massa,” ungkapnya.

Terpisah, Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono menyampaikan, kegiatan razia yang dilakukan pihaknya merupakan tindak lanjut dari intruksi Kapolri dan Panglima TNI, agar semua pihak menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas wilayah masing-masing.

“Kita menindaklanjuti perintah Kapolri dan Panglima TNI dimana jelang tanggal 22 Mei nanti situasi dapat berjalan dengan kondusif,” ujar Sunardi.

Dalam razia tersebut, petugas memeriksa sebanyak 90 unit mobil pribadi, 25 unit mobil pikap, 15 unit minibus, 2 unit bus, 25 unit truk dan 20 unit sepeda motor. Dari jumlah tersebut ada 12 unit kendaraan roda dua dan empat yang dikenai sanksi tilang.

Sedangkan terkait pergerakan massa, nihil. Petugas hanya mengamankan satu unit minibus yang kedapatan mengangkut rokok tanpa cukai. (DHI/AL)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.