Antisipasi Terorisme, Bupati Malang Ingin Sistem Lawas Kembali Digalakkan
Kegiatan rangka pengamanan wilayah di Pendopo Panji Kabupaten Malang (Dhimas Fikri)
ads

MALANGTODAY.NET – Bupati Malang, Rendra Kresna dengan tegas memberikan intruksi pada jajaran dibawahnya, mulai tingkat RT/RW agar kembali menggalakkan sistem tamu 1×24 jam wajib lapor.

“Dulu ada aturan bagi tamu atau pendatang 1×24 jam wajib lapor, hal itu agar diterapkan kembali,” tegas Rendra, Rabu (16/5).

Baca Juga:

Hal itu dimaksudkan Rendra sebagai langkah antisipasi menekan potensi masyarakat yang terlibat jaringan terorisme. Terlebih dengan melihat peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Malang Raya adalah daerah wisata dan pendidikan, yang mana masyarakatnya acuh tak acuh kepada para pendatang. Mereka menanggap orang tidak dikenal atau pendatang sebagai turis dan anak kuliah. Hal ini yang membuat Malang Raya bisa dijadikan tempat bersembunyi teroris,” imbuhnya.

Rendra sedikit mengingatkan kembali atas peristiwa penyergapan yang menewaskan salah seorang gembong teroris, Dr Azhari di Kota Batu pada November 2005 silam.

Baca Juga: Total Ada 8 Teroris Serang Mapolda Riau, 4 Orang Meninggal Dunia

Jika tidak ada penyergapan tersebut, mungkin juga masyarakat tidak ada yang tahu jika Dr Azhari bersembunyi di Kota Batu.

Sementara paling baru, tiga orang terduga teroris diamankan tim Densus 88 Anti Teror di wilayah Kabupaten Malang, Selasa (15/5). Atas peristiwa tersebut, Rendra ingin masyarakat Kabupaten Malang tetap tenang.

“Adanya kasus teroris dan penangkapan di wilayah Kabupaten Malang, masyarakat tidak usah panik, tapi harus tetap waspada,” terangnya.

Baca Juga: 5 Fakta JAD, Sel Jaringan ISIS yang Diduga Terlibat Aksi Ledakan Bom di Indonesia

Sementara itu, Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad mengatakan, pihaknya bersama kepolisian akan tetap menjaga keamanan dan kondusifitas di wilayah Kabupaten Malang.

“Sebagai aparat keamanaan, bersama Polres Malang, kita akan tingkatkan intensitas patroli kita, situasi Kabupaten Malang kondusif, masyarakat tidak perlu panik dan takut, jangan mudah terprovokasi serta senantiasa tetap waspada,” ujar Ferry.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Annisa Eka Safitri