MALANGTODAY.NET – Kasus kematian Fena Selinda Rismawati mengagetkan banyak pihak. Ia ditemukan bersimbah darah di Pantai Wisata Ngliyep Petak 111 C Desa Kedungsalam Donomulyo, Kabupaten Malang sekitar pukul 11.30 WIB, pada Jumat (29/12).

Banyak yang tak menyangka gadis berusia 16 tahun tersebut tewas dalam kondisi mengenaskan. Terlebih ia meninggal karena dibunuh oleh temannya sendiri, NF.

BACA JUGA: Tewas di Pantai Ngliyep, Ini Sosok Fena Selinda Semasa Hidupnya

Kurang dari 1×24 jam, gerak cepat kepolisian telah menangkap pelaku pembunuh Fena. Dari pengakuan pelaku, didapat motif pelaku melakukan tindak pembunuhan tersebut adalah sakit hati pada korban.

Berikut 5 fakta tentang kematian Fena Selinda Rismawati yang dirangkum MalangToday;

  • Fena ditemukan dalam kondisi masih hidup

Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan dan bersimbah darah di Pantai Wisata Ngliyep Petak 111 C Desa Kedungsalam Donomulyo, Kabupaten Malang sekitar pukul 11.30 WIB, pada Jumat (29/12). Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi hidup.

Korban ditolong oleh Sulis (48) warga setempat dan kemudian dievakuasi ke Puskesmas Donomulyo. Lalu dengan menggunakan ambulan, korban dirujuk ke RSUD Kepanjen. Saat dalam perjalanan tersebut korban meninggal dunia.

  • Sempat menyebutkan nama pelaku sebelum akhirnya meninggal dunia

Fena sempat menyebut nama seorang temannya, NF (18). Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Donomulyo, AKP Sardikan.

“Menyebut nama NF. Akhirnya kita cari NF di rumahnya, tapi ternyata dia (NF) sedang bersama pacarnya. Begitu kita temukan, kita bawa, di telapak tangannya kondisi luka,” ungkap Sardikan, Jumat (29/12).

  • Luka sayatan di leher dan perut

Gadis warga Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang ini ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di lokasi dengan luka pada leher dan perut. Kemudian korban ditolong oleh Sulis (48) warga setempat.

  • Korban masih duduk di bangku sekolah

ABG kelahiran Malang 18 September 2001 ini tewas di usia 16 tahun. Ia berstatus pelajar kelas 1 SMK Brantas Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang.

  • Motif pembunuhan karena sakit hati

Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan Fena Selinda Rismawati (16). Tersangka tidak lain adalah temannya sendiri, NF (18).

Baca Juga  Bangun Wilayah Pinggiran, Program Perhutanan Sosial Mulai Berjalan

NF mengaku nekat membunuh Fena lantaran sakit hati dengan ucapan korban. Pelaku yang diketahui berjualan secara online mendapat pernyataan jelek dari korban.

BACA JUGA: Ini Kronologi Sebelum Gadis Asal Donomulyo Tewas di Pantai Ngliyep

“Pelaku ini jual online, bedak. Sehingga dijelek-jelekan oleh korban bahwa bedaknya itu kedaluwarsa atau busuk. Terus si pelaku ini sakit hati,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu kepada awak media di Mapolres Malang, Jumat (29/12).

Loading...