MALANGTODAY.NET- Tak hanya konsentrasi pada jenis dan produk UKM, Paguyuban UKM Malang Raya nampaknya juga mulai menjalankan strategi jemput bola. Salah satunya dengan menawarkan tour UKM kepada berbagai lembaga di seluruh Indonesia.

“Tour UKM ini baru pertama kali kami laksanakan di tahun ini, dan ternyata mendapat sambutan positif dari banyak pihak,” ungkap Ketua Paguyuban UKM Malang Raya, Nanang Sugeng W kepada  Malangtoday.net.

Menurutnya, potensi wisata UKM ini sangat menjanjikan. Karena sebagai kota wisata, Malang tentu memiliki segudang destinasi yang sangat sayang untuk dilewatkan. Melihat peluang itu, maka paguyuban UKM ini pun memilih menawarkan destinasi wisata baru yang lain dari biasanya.

Dia menambahkan, setiap kelompok wisatawan yang hendak melakukan tour UKM ini tidak dipungut biaya. Namun untuk akomodasi dan transportasi semua ditanggung sendiri oleh pihak wisatawan. Sedangkan jasa dari tour guide maupun akses masuk ke industri UKM sama sekali tidak dipungut biaya.

“Ketika keliling ke berbagai industri UKM dari anggota kami, sudah pasti produk kami akan terbeli, dan potensi ini lah yang mau kami tangkap,” tambah Nanang.

Ide dari program tour UKM ini bermula dari perbincangan kecil yang dilakukan dalam setiap pertemuan. Di mana ketika itu,  Nanang sebagai ketua paguyuban diminta Pemerintah Kota Malang untuk mewakili dalam ajang pameran UKM. Dari situ, ia bertemu dengan banyak pihak dan bercerita terkait potensi yang dimiliki anggotanya dan sangat direkomendasikan untuk dapat dikunjungi. Alhasil, ada banyak pihak yang tertarik dan menghubunginga untuk melakan tour UKM tersebut.

“Sampai sekarang sudah enam kali kami melayani wisatawan dari luar kota. Bahkan dengan hubungan baik itu, saya dan beberapa anggota dimintai mengisi acara di beberapa lembaga,” ujar pria asal Surabaya ini.

Dengan gebrakan baru ini, harapannya produk unggulan UKM Malang Raya akan semakin dikenal masyarakat secara luas. Baik masyarakat lokal maupun internasional. Sehingga, pemberdayaan produk di Malang Raya ini fapat terus bersaing, terutama dengan masyarakat ekonomi asean (MEA).

“Semoga lebih dikenal lagi produk kami,” pungkasnya. (pit/ind).

 

Berikan tanggapan Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here