Malangtoday.net – Praktisi sekaligus Dosen Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Nurul menyebutkan pentingnya keterampilan dalam menunjang pendidikan formal. Beruntung, karena pendidikan di Indonesia, khususnya Malang memiliki banyak jurusan yang juga mengedepankan keterampilan.

Menurut Nurul, pendidikan yang mengedepankan keterampilan sifatnya sangat prospektif. Karena siswa tidak hanya dicetak untuk mengisi lapangan kerja, tapi juga menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

“Hampir 100 persen lulusan Tata Busana UM memiliki pekerjaan. Karena mereka memiliki kemampuan dan banyak yang berwirausaha,” ujarnya pada Malangtoday.net.

Dia menyebutkan, ketatnya dunia kerja sangat membutuhkan skill yang memadai. Untuk itu, pendidikan berbasis keterampilan dirasanya sangat penting untuk lebih ditingkatkan. Terutama untuk menghadapi ekonomi global seperti sekarang ini.

Dicontohkannya untuk keterampilan dalam dunia fashion misalnya. Di mana kebutuhan akan fashion setiap harinya bertambah. Sementara jumlah desainer Indonesia sendiri juga terus bertambah. Namun dengan ketatnya persaingan, mereka masih tetap bertahan. Bahkan sekarang, trend fashion hijab Indonesia pun menjadi kiblat dari berbagai negara.

“Karena kreativitas harus tetap diasah, begitu juga dengan potensi yang ada agar terus dieksplor,” tambah perempuan berhijab ini.

Ibu tiga anak ini juga menyebutkan, kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesia juga harus terus dirangkul. Karena kreatifitas berkarya dapat muncul dengan mudah dari apa yang ada disekitar.

“Pengaplikasian pendidikan sekali lagi memang sangat penting, dan sangat membantu untuk pendidikan formal kita,” pungkasnya.  

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda