MALANGTODAY.NET – Pakar Akuntansi Polinema, Suryan Widati, SE, MSA, Ak, CA menyebutkan, Akuntansi menjadi sangat penting di era ekonomi ASEAN. Sebab, managemen keuangan menjadi tonggak dalam persaingan bebas. Dengan penancapan akar yang kuat melalui managemen akuntansi, maka bukan tidak mungkin usaha kecil menengah (UKM) dapat bersaing lebih percaya diri.

Istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, dari segi kreativitas, UKM Indonesia sebenarnya sangat mampu bersaing dalam kancah internasional. Namun mental bersaing dan segi bahasa memang hatus lebih dibenahi.

“Tidak ada yang bisa menyamai keunikan produk UKM yang dimiliki bangsa kita, dan kita sangat mudah untuk dapat bersaing,” terangnya.

Salah satu yang bisa memperkuat benteng dan mental UKM, lanjutnya, merupakan managemen yang ada dalam ilmu akuntansi. Pembelajaran ilmu dasar yang ada di dalamnya diyakini dapat meningkatkan daya saing usaha kecil memengah itu.

“Persaingan sangat ketat, mau tidak mau semua sektor harus berusaha, dan salah satunya dengan mengedukasi pelaku UKM mengenai managemen keuangan yang tepat berdasar akuntansi,” tambah perempuan berhijab ini.

Menurutnya, guna memperkokoh pengetahuan dan persaingan dalam kancah internasional, maka perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi terkait managemen keuangan. Sehingga, pelaku UKM tersebut akan lebih melek dan percaya diri turut bersaing.

“Kegiatan edukasi saya rasa memang harus terua digencarkan, untuk mendorong daya saing para UKM itu sendiri. Karena UKM memang berperan tinggi untuk perkembangan ekonomi Indonesia saat ini,” pungkasnya. (ind).

Berikan tanggapan Anda