MALANGTODAY.NET – Pasar pedesaan sebagai garda depan perkembangan ekonomi mikro terus digalakkan keberadaannya di Kabupaten Malang. Hal tersebut juga didorong dengan partisipasi dari Kementerian Desa. Oleh karena itu, Kementrian Desa RI memberikan bantuan dana pembangunan pasar kawasan.

Dengan alokasi dana sebesar 2,5 Milliar Rupiah, Desa Bululawang juga mempersiapkan pasar barunya. Dana yang dianggarkan untuk membangun konsep pasar berbasis pedesaan di Bululawang tersebut adalah murni dari Kementerian Desa.

Dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama kemarin, Jumat (14/10), Rendra Kresna, Bupati Malang menyampaikan pasar yang akan dibangun diaharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi warga sekitar Bululawang. Untuk pengelolaannya, Rendra berharap akan dikelola oleh BUMDes, agar pembangunan Desa Bululawang bisa bergerak optimal.

Menurutnya, setiap ada pusat perekonomian berbasis pedesaan, pasti bisa menjadi pusat pertumbuhan perekonomian warga. Asal dikelola dengan baik, “Dan saya harap pengelolaan pasar tidak dikelola oleh perorangan. Harus jadi unit usaha BUMDes Bululawang,” pesannya kepada hadirin yang ada.

Ia menambahkan, sebaiknya antara pasar tradisional dan pasar modern mampu berkolaborasi dan saling melengkapi untuk mensejahterakan warga desa. Gesekan kepentingan antara pasar modern dan tradisional seharusnya tidak pernah ada kalau semuanya dikembalilkan kepada peraturan dan regulasi yang ada.

Selanjutnya ia juga berharap akan banyak lagi pasar-pasar berbasis pedesaan dibangun di wilayah Kabupaten Malang. Sehingga ekonomi mikro sebagai tulang punggung ekonomi nasional bisa semakin membaik.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda