MalangToday.net adalah media online di Kota Malang yang menyuguhkan berita dengan benar

MALANGTODAY.NET –  Malang Creative Fusion (MCF) mencatat, industri kreatif memiliki sumbangan besar bagi pendapatan asli daerah (PAD). Terutama sektor kuliner yang sumbangannya paling besar.

Koordinator Badan Riset dan Pengembangan MCF, Ardiansyah Rachmat Akbar mengatakan, jika berpacu pada PAD, sumbangan kuliner paling besar dan kemudian disusul oleh video animasi di nomor urut dua, serta game dan aplikasi dinomor tiga.

“Hampir separo dari sumbangan industri kreatif berasal dari sektor kuliner,” katanya beberapa menit lalu.

Menurutnya, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan sumbangan tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan produk yang sesuai dengan karakter kota. Dengan harapan, mampu menunjukkan keunikan dan meningkatkan nilai jual setiap produk.

Salah satu bentuk konkretnya, lanjut Sasa, sapaan akrabnya, dalam bentuk pengemasan yang masih tetap mempertahankan nilai adiluhung budaya di Kota Malang, tapi tetap dengan sentuhan modernisasi.

“Jadi modernisasi masih digunakan, tapi budaya asli tidak ditinggalkan, berlaku untuk kuliner sampai dengan seni pertunjukan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT, menambahkan, Dispenda akan terus memberi dukungan penuh. Terutama dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah dalam sektor PAD.

“I hope so. Kami berharap industri kreatif terus menunjukkan perkembangannya,” papar Ade.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda