MALANGTODAY.NET – Ratusan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Malang, Jumat (23/09) siang ini.

Dalam orasinya, para aktivis menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka mega skandal, korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan Century.

“Kasus suap Irman Gusman yang hanya Rp100 juta itu bukan apa-apa, justru kasus besar seperti BLBI dan Century itu yang jadi prioritas, karena kerugian negara sangat besar,” ujar Miftahul Arifin, Korlap aksi.

Pemerintah, dinilai para aktivis sengaja menutup kasus yang merugikan negara hingga Rp7,4 triliun tersebut karena melibatkan para petinggi di negara ini.
“Kami menolak lupa, walaupun kasus BLBI dan Century sudah berlangsung 12 tahun sejak tahun 2002,” lanjutnya.

Aksi mahasiswa sempat diwarnai aksi saling dorong dengan aparat kepolisian saat para aktivis memaksa masuk ke gedung DPRD Kota Malang. Namun ricuh tak berlangsung lama dan massa membubarkan diri dengan tertib usai ditemui Ketua DPRD Kota Malang Arif Wicaksono. (yat/ind)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here