MALANGTODAY.NET – Bertani merupakan mata pencarian mayoritas warga Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.  Berbagai jenis sayuran dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan berhawa sejuk ini. seperti seledri, sayuran pelengkap yang sering kita temui saat makan bakso atau soto, dapat tumbuh dengan subur di Pujon. Ditengah merosotnya harga sayuran di tingkat petani, bertanam seledri menjadi alternatif banyak petani saat ini. Dikatakan Nuriyati, petani seledri di Desa Wiyurejo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang,bertani seledri cukup menguntungkan karena harga jual yang stabil.

“Harga sayuran sekarang banyak yang murah,Wortel  dan sawi aja sekarang harganya di bawah Rp 1000/kg. Tapi seledri sudah 2 bulan ini bertahan di Rp. 4.000/kg,” ungkapnya, ditemui memanen seledri, Minggu (2/10).

Selain harga yang cukup stabil, diuraikan Nuriyati, Seledri tidak hanya bisa dipanen sekali selama masa tanam tetapi bisa berkali-kali sesuai dengan baik atau buruknya benih yang ditanam dan juga perawatan .Hal Ini lah yang menurutnya, semakin menguntungkan.

“Seledri kan satu minggu sekali bisa dipanen, diambil daun daun yang sudah tua. Kalau dirawat dengan baik, sekali tanam bisa dipanen sampai 20 Kali atau lebih. Ya itu tadi tergantung perawatannya.  Sedangkan Seledri saya ini masih dipanen 5 kali, ” tambahnya.

Lebih jauh, dia kemukakan, di lahan seluas 150 M  yang ia tanami seledri sekarang dalam satu minggu dapat menghasilkan 150 kg.

“Tinggal mengalikan saja mas, alhamdulillah. Toh tanam seledri juga tidak membutuhkan modal banyak. Pada awal tanam saya kira kira menghabiskan Rp 250.000 saja,” tutupnya.

 

Berikan tanggapan Anda