MalangToday.Net MalangToday.net adalah media online di Kota Malang yang menyuguhkan berita dengan benar, pasti, tepat waktu, terpercaya, yang menjadi jembatan kebutuhan masyarakat akan informasi, dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa.

MALANGTODAY.NET – Kecil-kecil cabe rawit, peribahasa ini agaknya pas untuk  pelajar kelas 7 SMPN 24 Malang, M.Syafiudin Iqbal Maus ini. Karena dengan lugas dan gaya bicara kekanak-kanakannya itu, ia berhasil menghipnotis peserta Pagelaran Seni Budaya dan Pembukaan Pekan Seni Pelajar Tahun 2016 yang berlangsung di pagi ini.

Dengan centil, anak kecil ini menyampaikan bahaya narkoba melalui jula-juli dan stand up comedy. Kepercayaan dirinya sangat tinggi, dan membuat siapapun yang melihatnya merasa sangat gemas. Dengan diiringi musik karawitan, ia menghentak panggung dengan goyangannya yang energik.

“Belajar jula juli ini masih baru, kemarin diminta untuk mewakili Kota Malang dalam peringatan hari jadi Provinsi Jatim,” katanya yang ditemui disela-sela acara Pekan Seni.

Menururnya, persiapan untuk pementasan pagi ini dilakukam tidak kurang dari dua minggu. Sementara untuk stand up sendiri, ia hanya berlatih selama satu hari saja.

“Pemberitahuannya mendadak, dan saya dikasih tema tentang bahaya narkoba. Kalau Stand Up ini saya lakukan dengan insting dan keluar begitu saja, tanpa ada teks dan materi tertentu,” tambahnya.

Syafiudin menjelaskan, penyampaian melalui jula juli dan stand up ini terasa lebih menghibur. Sehingga, ia berharap, generasi muda Indonesia akan lebih mawas diri dengan bahaya narkoba itu sendiri. Apalagi penyampaian dengan memggunakan bahasa jawa khas Malangan.

“Jangan sampai terlibat dengan narkoba, melihatnya saja kalau bisa jangan,” celotehnya.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan, ketika mewakili Kota Malang dalam perayaan hari jadi Provinsi Jatim, kesenian ludruk yang disampaikan kelompok SMPN 24 tempat ia sekolah, dan digabung dengan salah satu SMA di Malang itu telah mendapat penghargaan sebagai penyaji unggulan. (pit).

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda