Full Day School, Upaya Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Pendidikan Dasar

MALANGTODAY.NET – Sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy terus menggodok tingkat keefektifan Full Day School. Program yang dibuat untuk meningkatkan pendidikan karakter siswa ini menjadi sangat penting.

“Implementasinya dinamakan Full Day School, tapi yang penting bukan Full Day School nya, tapi penerapan pendidikan karakternya yang harus diperkuat,” papar mantan Rektor UMM ini.

Menurut Muhadjir, 70 persen muatan yang harus didapat siswa Sekolah Dasar (SD) adalah pendidikan karakter. Sedangkan untuk SMP prosentasenya 60 persen. Regulasi ini sudah diatur dan saat ini tengah diupayakan pengimplementaisan yang sesuai dengan karakter masing-masing sekolah.

Dia menyebutkan, program ini dalam jangka panjang akan menjadi sistem organisasi pembelajaran SD dan SMP. Termasuk juga mencakup aktifitas siswa di luar sekolah yang memang harus menjadi tanggungjawab sekolah, seperti pembelajaran memanfaatkan museum misalnya. Selain itu, ia juga sangat mendorong penerapan diniyah dalam sekolah untuk lebih meningkatkan pendidikan karakter siswa.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan peraturan terkait profesionalisme guru. Setiap guru bersertifikasi, baik negeri maupun swasta diwajibkan untuk dapat memenuhi kewajibannya dengan berada di sekolah selama delapan jam. Sementara sanksi yang akan diberikan kepada guru yang melanggar sangat beragam.

“Sanksi dimulai dengan teguran,” paparnya. (ind)

Berikan tanggapan Anda