Polinema Gelar Rapim

MALANGTODAY.NET – Sebagai kota pendidikan, Malang tentu menjadi kota yang paling banyak menyedot perhatian pelajar di seluruh penjuru Nusantara, bahkan dunia.

Sehingga, tak heran jika di kota ini sangat kaya akan perbedaan. Baik dalam segi budaya, pendapat, maupun religi. Meski begitu, Malang selalu damai di tengah perbedaan yang luar biasa itu.

“Kota Malang ini nggak hanya sebagai miniatur Indonesia ya, tapi miniatur dunia,” ungkap Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Malang, Ust. Tufik Kusuma.

Menurutnya, terciptanya keharmonisan itu tak bisa muncul begitu saja. Tapi dibutuhkan upaya pro aktif, terutama dalam memberi pengetahuan kepada setiap pendatang yang kebanyakan memang berasal dari mahasiswa.

“Mengajak mereka mengetahui budaya Malang, itu yang harus kita lakukan, dan mencegah terjadinya kebiasaan yang mengancam kedamaian kota ini,” tambah bapak tujuh anak ini.

Dia menyebutkan, perguruan tinggi memiliki peran sangat besar dalam menciptakan keharmonisan, utamanya dilingkup kampus. Polinema menjadi salah satu contoh yang mampu menunjukkan kerukunan dan toleransi terhadap segala perbedaan itu.

“Dan mungkin, Polinema bisa membagi trik dan tips itu kepada setiap perguruan tinggi yang ada di Kota Malang,” paparnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda