MALANGTODAY.NET- Masyarakat Kota Batu mempunyai kesadaran yang tinggi untuk datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dipendukcapil) untuk mengurus e-KTP, hal ini di sampaikan Maulidiono, selaku kepala Dispendukcapil Kota Batu.

Tidak hanya itu, masyarakat menurutnya juga antusias untuk mendatangi mobil pelayanan yang berkeliling ke setiap desa yang di Kota Batu.

“Kita juga jemput bola,  dengan menerjunkan mobil pelayanan ke desa dan hari ini pelayanan di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji,” katanya.

Selain jemput bola, untuk memaksimalkan pelayanan, Dispendukcapil menambah jam pelayanan yakni mulai pukul 7.30 sampai 18.00 WIB.

“Sengaja ditambah jam pelayanan untuk mempercepat proses e-KTP. Juga tidak ada istirahat karena karyawan kami bergantian, hari Sabtu dan minggu  tetap masuk,” sambung Maulidiono.

Terkait dengan pelayanan ini, Maulidiono mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat edaran ke desa supaya masyarakat tahu akan adanya penambahan jam pelayanan ini.   Namun ia tetap berharap kepada masyarakat untuk sabar karena yang dilayani banyak, sedangkan petugas Dispendukcapil terbatas.

“Biasanya jadi sehari atau dua hari  mundur jadi sebulan atau dua bulan. rata rata di Indonesia seperti itu,saya harap masyarakat menyadari lah. Kendala lain adalah pada alat  rekaman yang masih menyatu dengan alat cetak. Jadi alat rekaman kita kalau pagi dipakai sampai siang, malam dipakai untuk cetak. Hal ini lah yang masyarakat harus faham bahwa situasinya seperti ini,” urainya.

Saat ini dari 162 ribu wajib Ektp di Kota batu sudah terlayani 146 ribu, jadi masih ada sekitar 17.000 yang akan dikejar untuk diselesaikan dispendukcapil pada akhir Desember ini.

“Ya sekitar 10%dari jumlah penduduk Kota Batu yang belum mengurus e-KTP.  Sudah 90% terlayani, dan yang 10% ini kita kejar sampai akhir Desember ini,”tandasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda