Review Film CTS: Sajikan Kisah Komedi dan Anak Presiden Jokowi
poster film Cek Toko Sebelah

MALANGTODAY.NET – Sukses pada debut pertamanya sebaga Sutradara pada film Ngenest, Ernest Prakasa kembali berkarya melalui film terbarunya, Cek Toko Sebelah. Ernest berperan sebagai sutradara, penulis script, sekaligus pemeran utama pada karakter Erwin dalam film yang bekerjasama dengan PH Starvision.

Konsistensi komedi masih menjadi andalan film garapan Ernest Prakasa kali ini. Film yang bercerita tentang toko sebagai simbol dari kehidupan sehari – hari masyarakat Indonesia. Segala kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari rokok batangan hingga beras dapat dijumpai di toko.

Cerita yang diambil dari keseharian masyarakat Indonesia Inilah yang menjadikan premis bagus. Konsep original sehari – hari dari etnis Tionghoa dari sosok Edwin menjadi menarik di tengah isu SARA yang melanda Indonesia. Sosoknya merupakan potret kaum marginal yang juga berprofesi sebagai pemilik toko – toko dengan sebutan “Engkoh” atau “nCi”

Film ini menceritakan kecemburan kakak Erwin bernama Yohan yang diperankan oleh Dion Wiyoko, karena dirinya merasa paling berhak meneruskan usaha toko sembako yang dikelola ayahnya Koh Afuk yang diperankan Chew Kin Mah aktor asal Malaysia. Yohan beralasan yang paling perhatian saat Koh Afuk sakit dirinya dan istrinya Ayu yang diperankan Adinia Wirasti.

Namun oleh Koh Afuk, Erwin-lah yang lebih dipercaya meneruskan usaha sang ayah karena si Erwin yang dirasa jauh lebih sukses dalam kariernya dan lebih bertanggungjawab dibandingkan Yohan yang sering memberontak. Persaingan inilah yang dikemas dalam bentuk komedi yang menyegarkan.

Penonton mungkin bisa menangkap pesan lucu dari karakter si Erwin, dimana sudah capek – capek bersekolah tinggi – tinggi bahkan sampai ke luar negeri pada akhirnya disuruh menjaga dan mengelola toko oleh orang tua.

Film juga lebih hidup manakala diperankan aktor seperti Tora Sudiro, Dion Wiyoko berbalut selingan komedi para comica seperti Dodit Mulyanto, Arief Didu, Arafah Rianti, Adjis Doa Ibu, Anyuncadel, dan beberapa comica lainnya.

Satu lagi kehadiran Kaesang Pangarep putra Presiden Joko Widodo di film ini juga menjadi perhatian pecinta film. Sosok anak Presiden Indonesia ini berperan sebagai supir taksi yang terkesan jauh dari kehidupan sehari – harinya anak Presiden. Jadi film ini patut jadi rekomendasi bagi penggemar film untuk menontonnya mulai 28 Desember 2016.

Berikan tanggapan Anda

loading...

Balas

Please enter your comment!
Please enter your name here