Ilustrasi pencegahan bully
Ilustrasi pencegahan bully @MalangTODAY/Nanda Tri Pamungkas

MALANGTODAY.NET Tindak bullying atau perundungan bisa dicegah melalui berbagai cara. Menurut Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Fathul Lubab Nuqul, pencegahan bullying dapat dilakukan dari fase keluarga, sekolah dan masyarakat umum.

Di fase keluarga, orang tua dan orang terdekat anak harus bisa mengajarkan mereka untuk menghargai sesama. Keluarga juga harus mampu menanamkan rasa saling mencintai dan menyayangi serta memaafkan pada anak.

Baca Juga: Mengenal Cyberbullying, Intimidasi Dunia Maya yang Begitu Mengerikan

“Menanamkan saling mencintai dan menyayangi, memaafkan misal terjadi perkelahian,” ucap Fathul.

Perundungan menyebabkan banyak sekali dampak negatif pada anak. Mereka yang mengalami perundungan akan memiliki citra diri yang buruk sehingga akan sulit menerima dirinya sendiri. Tindakan ini juga dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi. Bahkan dalam kasus yang parah, korban bisa saja melakukan bunuh diri.

Bullying juga dapat menimbulkan efek beruntun. Artinya seorang korban bullying lebih berpotensi menjadi pelaku di kemudian hari.

Fathul, lebih lanjut menyatakan bahwa untuk mencegah terjadinya bullying, perlu adanya sosialisasi pada masyarakat, terutama orang tua tentang bullying. Konsumsi media anak juga mempengaruhi proses perkembangannya. Ia juga menyatakan kebebasan anak juga sangat penting dalam pembentukan karakternya.

Baca Juga: Jackie Chan hingga Lady Gaga, 8 Artis Internasional Ini Pernah Jadi Korban Bully

“Jangan sampai anak merasa terkekang, karena itu akan dilampiasakan ke luar,” tambahnya.

Orang tua juga diharapkan mampu menjadi figur yang baik sehingga semua tingkah lakunya dapat dijadikan panutan oleh anak. Karena orang tua dan anggota keluarga lainnya adalah orang terdekat yang segala tindakannya akan ditiru oleh anak.


Karet Bungkus: Ilham Musyafa
Ilustrasi: Nanda Tri Pamungkas
Reporter: Rosita Shahnaz
Penulis: Kistin Septiyani
Editor: Ilham Musyafa

Loading...