Berikut Kebijakan Ekonomi yang Tengah Dirancang Pemerintah
Darmin Nasution. (Pipit)

MALANGTODAY.NET – Menteri Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution menekankan, budaya enterpreneurship di Indonesia masih rendah dan jauh tertinggal dari negara lain. Pasalnya, berdasarkan data global enterpreneurship 2017, Indonesia menduduki peringkat 90. Sementara tahun lalu, Indonesia berada diperingkat 103 dari 132 negara.

“Memang peringkat kita naik, tapi itu masih berada di area bawah,” katanya dalam Senat Terbuka Universitas Brawijaya dalam rangka Dies Natalis UB ke 54, beberapa menit lalu.

Menurutnya, rendahnya peringkat itu menunjukkan bahwa Indonesia tidak memiliki kemampuan untuk memanfaatkan pasar. Sedangkan pasar di Indonesia sangat terbuka luas. Selain itu, kemampuan teknologi, inovasi, dan kapasitas skill harus terus didorong untuk lebih ditingkatkan lagi.

Untuk meningkatkan budaya berwirausaha sesuai dengan target pemerintah yaitu menciptakan 1000 wirausaha baru, lanjutnya, adalah dengan memberi motivasi serta fasilitas bagi para calon pelaku usaha. Salah satunya dengan memberi regulasi yang lebih tepat sasaran dan jelas.

Tak hanya SDM, masalahdi endanaan menurutnya juga menjadi sangat penting dalam hal ini. Sebab lembaga keuangan perbankan maupun non perbankan sejauh ini masih belum memiliki skema tepat bagi setiap pelaku usaha dengan resiko tinggi.

“Terutama untuk startul dan UMKM yang kini didorong untuk go digital, yang belum memiliki skema tepat,” urainya.

Dia menyebutkan, saat ini pemerintah juga tengah menyusun skema baru. Dicontohkannya untuk UMKM go digital misalnya, yang kini di dibuat dalam skema kur digital dan masih dalam tahap penyusunan.

“Penyediaan SDM, pendampingan, serta pemberian fasilitas lain juga masih harus terus diupayakan,” jelasnya.

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here