Berprestasi, Petani Kopi Jatim Dapatkan Penghargaan dari Kementan
Para penerima penghargaan @Jazila/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Sebanyak 200 orang petani kopi dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur menghadiri acara Launching Penjualan Kopi bagi petani pelaksana kegiatan desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan yang diadakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia di Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Kamis (1/11/2018).

Tidak hanya untuk mengikuti launching penjualan kopi, akan Tetapi kehadiran mereka ke kabupaten Malang ini adalah untuk menerima penghargaan dari pemerintah atas prestasi yang telah mereka raih.

Baca Juga: Menkumham RI Blokir PPLP PT PGRI, Susianto: Surat Asli Kah?

Mereka yang memperoleh penghargaan adalah kelompok tani Rejeki 17 Probolinggo sebagai peraih juara 2 dalam Lomba Manajemen Agribisnis Peternakan, dan yang kedua yaitu kelompok tani Tunggal Jaya Trenggalek yang memperoleh juara 1 dalam Lomba Pengolahan Coklat, keduanya berprestasi di tingkat provinsi.

Tidak hanya itu pemerintah juga memberikan bantuan kepada kelompok tani perkebunan provinsi Jawa Timur, yaitu alat roasting kopi yang diberikan kepada kelompok tani sumber Makmur Abadi dari Prigen Pasuruan dan kelompok tani Sumber Arum Jombang, pulper kepada kelompok tani Sukowono Sejati dari Prigen Pasuruan, instalasi biogas kepada kelompok tani Sumber Jaya 1-Malang, serta alat pengolah pupuk organik (APPO) kepada kelompok tani Sidomulyo 1-Jember dan Sido Makmur Madiun.

Selain kelompok-kelompok Tani tersebut pemerintah juga memberikan alat pengemas kopi kepada kelompok tani Mawar Lumajang dan Manunggal Karso Pasuruan.

Harapan Kementan

Dengan adanya pemberian penghargaan dan bantuan alat kepada para petani tersebut Sekretaris Direktur Perlindungan Perkebunan Drs Dudi Ginadi BSc, MSi berharap akan mendongkrak kinerja para petani.

Baca Juga: Ekspedisi Charcarias, Bentuk Kepedulian FISHDIC UB Terhadap Kehidupan di Laut dan Pesisir

“Dengan adanya perkebunan perkebunan pangan yang strategis akan membangun perkembangan ekonomi secara nasional dan juga menumbuhkan Sumber devisa negara,” ujarnya di sela-sela sambutan.

Perlu diketahui saat ini Kementan sedang gencar menggalakkan kegiatan desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan yang menghasilkan produk yang dikonsumsi dalam bentuk segar seperti kopi, Kakao, lada, pala, jambu mete, kelapa dan aren.


Reporter: Jazilatul Humda
Editor: Raka Iskandar

Loading...