MALANGTODAY.NET – Gosok gigi massal dan pemeriksaan karang gigi serta Aplikasi Flouride Topikal di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Sabtu (29/10) pecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI). Acara yang digagas Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batu ini diikuti oleh 2000 siswa  SD seluruh Kota Batu dan 200 dokter Gigi sebagai operator pendamping kegiatan gosok gigi massal tersebut.

Wali Kota Batu, Edy Rumpoko menerima sertifikat dari MURI tersebut. 
Wali Kota Batu, Edy Rumpoko menerima sertifikat dari MURI tersebut.

“Karena kegiatan ini sifatnya nasional dan kita ingin sebanyak mungkin siswa SD di Kota Batu mempunyai kesempatan untuk memiliki gigi yang bagus dan sehat,” kata ketua Panitia pelaksana, drg. Sindy Cornelia Nelwan.

Dengan jumlah peserta  2000 dan dengan jumlah operator 200 dokter gigi, dikatakan Sindy, ini merupakan pertama kali di Kota Batu juga di Jawa Timur dan di Indonesia.

“Karena kita mencari kota yang memang terkenal, nah Kota Batu sekarang sedang menjadi perhatian nasional karena wisata yang menawan,  mata nasional sedang tertuju pada kota ini, sehingga kami pilih Kota Batu,” tambahnya.

Sedangkan, kegiatan Gosok Gigi Massal dan Pemeriksaan Karang Gigi serta Aplikasi Flouride Topikal, menurut Sindy, berdasar dari hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 yang menunjukkan bahwa 90% anak di Jawa Timur bisa menggosok gigi, tetapi yang bisa menggosok gigi dengan benar hanya 1,5%.

Sehingga IDGAI mencanangkan bagaimana gosok gigi secara benar sekaligus melakukan pencegahan dengan pemeriksaan Karies. “Ini merupakan bentuk upaya kami mensukseskan program pemerintah Indonesia bebas Karies 2020, jadi itu cita cita kita semua,” pungkas Sindy.

Berikan tanggapan Anda