Sepasang pendaki asal Sidoarjo (duduk di kasur) saat berada di posko Panderman usai ditemukam petugas (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Sepasang pendaki asal Sidoarjo dikabarkan tersesat saat mendaki Gunung Bhutak. Beruntung, dalam pencarian Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Batu dan Posko Gunung Panderman menemukan survivor dalam keadaan selamat.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan pendaki atas nama Yozi Ainul Farid (24) dan Renesa Alfinda (17) asal Desa Karangbong Gedangan RT 01 RW 03 Sidoarjo ini melakukan pendakian ke Gunung Buthak dari pos Panderman pada hari Sabtu (13/1) pukul 20.00 WIB.

Keberangkatan sepasang remaja kekasih ini bermaksud menyusul rombongan temannya yang sudah mendaki sejak Sabtu siang. Kedua survivor ini diketahui baru berangkat menyusul sekira pukul 20.00 WIB malam.

“Besoknya, Minggu (14/1) sekira pukul 14.00 WIB, survivor mengirimkan pesan ke petugas Posko Panderman, mengabarkan bahwa mereka tersesat keluar dari jalur pendakian,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (15/1).

Lantas, pihaknya mendapatkan laporan dari Posko Panderman baru sekira pukul 20.30 WIB dan segera bergerak melakukan pencarian survivor. Beruntung dalam waktu 5 jam, pihaknya telah menemukan survivor pada Senin (15/1) sekira pukul 01.10 WIB.

“Saat ditemukan, survivor berada di kawasan Gunung Bokong, melenceng jauh dari jalur konvensional ke arah barat. Lokasi ditemukan survivor memang sudah tidak terdapat jalur apapun,” jelasnya.

Beruntung tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Kedua survivor ditemukan dalam keadaan dehidrasi akibat kehabisan air minum.

“Begitu ditemukan, pertolongan pertama segera dilakukan. Namun, kondisi survivor tidak memungkinkan untuk turun saat itu juga. Tim TRC baru bisa turun bersama korban pagi tadi,” tutupnya.

Loading...