Ilustrasi Pilkades ©Kabar Oke

MALANGTODAY.NET Jadwal pengambilan formulir pendaftaran calon kepala desa (cakades) di 11 desa tinggal tiga hari lagi, atau tepatnya berakhir Kamis (08/08/2019) nanti. Hingga kemarin (5/8) siang, tercatat baru ada ada 11 cakades yang telah mengambil formulir.

Dari total tersebut, diketahui baru satu orang yang telah menyetorkan dan melengkapi data persyaratan pencalonan. Satu cakades yang sudah menyetor formulir itu berasal dari Desa Junrejo, namanya Iswanto.

”Hingga hari ini (kemarin) masih 11 calon yang mengambil formulir. Jumlah itu memang masih sedikit, dan diperkirakan pada hari terakhir mulai banyak yang mengambilnya, sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran,” terang Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Sesuai aturan, para pendaftar boleh berdomisili di mana saja. Tidak harus berasal dari Kota Batu. Aturan lainnya juga menjelaskan bila agenda pemilihan kepala desa (pilkades) hanya dilakukan sekali di tahun ini.

Tidak ada tahap pemilihan ulang. Ketika ada dua cakades dengan perolehan suara sama, maka akan ditentukan berdasarkan suara sah terbanyak di tingkat dusun. Khusus untuk jumlah calon, tiap desa minimal harus ada 2 kandidat.

Sementara jumlah maksimalnya yakni 5 calon. Lebih dari itu, Pemkot Batu akan menggelar tes tambahan untuk mereka. ”Tidak boleh lebih dari lima orang di satu desa. Sepertinya memang tidak ada yang lebih dari lima calon,” imbuh Punjul.

Disinggung terkait kemungkinan adanya pasangan suami-istri yang sama-sama maju dalam pilkades, Punjul mempersilakannya.

”Ya tidak ada masalah. Itu bukan strategi politik, meskipun di beberapa daerah ada. Saya kira di Kota Batu tidak seekstrem itu,” sambungnya. Seperti diketahui, cara itu biasanya ditempuh cakades untuk memenuhi jumlah minimal calon.

Di sisi lain, meski hingga kemarin jumlah pendaftar masih minim, Punjul memastikan bila masa pendaftaran tahap kedua bisa dibuka pihaknya. Jadwalnya bisa digeber mulai 9 hingga 28 Agustus nanti.

Aturan tersebut, lanjut pria yang juga menjabat sebagai ketua PDIP Kota Batu ini, telah mengacu pada Perda Kota Batu Nomor 5 Tahun 2018 tentang Desa. Serta Perwali Batu Nomor 76 Tahun 2017. ”Kan juga butuh mental dan persiapan lainnya. Ya semoga lancar hingga pelaksanaan nanti,” papar Punjul.

Bantuan dana

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu M Chori menjelaskan bila setiap desa peserta pilkades bakal mendapat bantuan dana.

Bila dirata-rata, tiap desa akan menerima Rp 85 juta. ”Sekarang sudah dilakukan monitoring oleh bagian pemerintahan,” terang Chori.

Dana tersebut sudah dimasukkan ke dalam anggaran desa. ”Desa Torongrejo, total anggarannya tahun ini Rp 4,6 miliar, termasuk di dalamnya ada dana bantuan pilkades serentak,” tambah dia mencontohkan.

Begitu juga desa-desa lainnya yang akan mengadakan pilkades tahun ini.
Rincian 11 desa pesertanya, yakni Tulungrejo, Punten, Gunungsari, Bumiaji, Giripurno di Kecamatan Bumiaji.

Sementara tiga desa dari Kecamatan Batu antara lain Sidomulyo, Oro-Oro Ombo, dan Sumberejo. Tiga sisa lainnya yaitu Beji, Junrejo, dan Torongrejo di Kecamatan Junrejo.

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.