Patirupaka Shwedagon Pagoda, tempat peribadatan Vihara Dhammadhipa Arama, Beji Kota Batu. (Azmy)

MALANGTODAY.NET – Vihara Dhammadhipa Arama, yang berada di Desa Mojorejo, Kota Batu terlihat sibuk. Salah satu sudut tempat aktivitas peribadatan, Patirupaka Shwedagon Pagoda dipenuhi ratusan umat yang datang dari penjuru nusantara sejak pukul 03.00 WIB, Kamis (11/5) pagi tadi.

Perayaan Trisuci Waisak disambut dengan sukacita umat Budhis. Lantunan khusyuk doa, puja dan puji mengiringi Puja Bakthi, pujian terhadap Sang Guru Agung Budha Gautama. Pembacaan Parrita Manggala sebagai tuntunan sekaligus pengingat bagi umat agar senantiasa dalam perlindungan kasih sayang dan kewaskitaan.

Prosesi ibadah berlanjut pada kegiatan meditasi menanti detik-detik Waisak yang didasarkan pada Rembulan Purnama Siddhi pada pukul 04.42 WIB. Hal ini sebagai perlambang titik awal pencerahan dan pencapaian tertinggi dari kelahiran Budha Gautama di muka bumi, sekaligus dijadikan sebagai tonggak awal tahun baru umat Budha.

Seusai berdoa, umat Budhis menjalani laku Pradikkhina, sebuah prosesi membawa lilin dan dupa mengelilingi kompleks Vihara Dhammadipa. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan tertinggi pada sang guru agung. Laku Pradikkhina berlangsung hingga pukul 06.00 WIB.

Prosesi ritual ibadah diakhiri dengan Mandi Budha Rupang. Sebuah upaya pensucian diri atas dosa-dosa yang pernah diperbuat. Hal ini termanifestasi dengan dimandikannya Budha di halaman Dammashala Veluvana.

“Sabhe Satha Bhavantu Sukitatha, Semoga semua makhluk berbahagia selalu,” pesan kepala pemimpin Vihara, Bikkhu Khantidharo Mahathera kepada seluruh umatnya, Kamis (11/5).

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here