Pasar Desa Wisata Sidomulyo Kota Batu Siap Beroperasi
Bangunan Pasar Desa Wisata Sidomulyo sudah mulai dalam tahap finishing (Azmy)

MALANGTODAY.NET – Proses pembangunan Pasar Desa Wisata Sidomulyo yang sudah dimulai sejak Juni 2017 silam, kini sudah memasuki tahap terakhir (finishing).

Tak lama lagi, sejumlah 30 pedagang dari warga sekitar sudah mulai bisa berdagang dan beraktivitas sebagaimana biasa dengan nyaman.

Pantauan MalangTODAY, komplek bangunan pertokoan telah terbangun di areal tanah rest area Sidomulyo. Kini, sudah dalam tahap pengecatan dengan warna perpaduan warna merah dan hijau.

Di pasar desa wisata pertama di Kota Batu ini akam mengakomodir sejumlah 30 bedak seukuran lebar 3×3 meter untuk dijadikan kios-kios para pedagang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan bahwa pasar segera siap beroperasi pada sekitar akhir bulan Oktober atau awal November.

“Proses pembangunan sudah tahap akhir. Rencananya, bulan November nanti pedagang sudah bisa memanfaatkan untuk dipakai jualan komoditas lokal setempat,” ungkap Arief, Sabtu (21/20).

Dibangunnya pasar desa wisata ini dirasa pihaknya memiliki potensi yang tinggi. Terlebih menjelang musim liburan yang mana banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

“Disini lokasinya strategis. Sebelumnya pedagang hanya berjualan, tapi tidak ada tempatnya. Ini kami fasilitasi tempat sehingga membuat wisatawan dan pedagang bisa nyaman. Fungsi rest area masih tetap,” imbuh Arief.

Berbagai macam komoditas lokal, lanjut Arief, berupa komoditas hortikuktura dan oleh-oleh khas Kota Batu, seperti buah-buahan, souvenir, sayuran, bunga dan berbagai produk pertanian unggulan warga Sidomulyo.

Hal ini agar mendorong pertumbuhan ekonomi warga desa pertanian. Diharapkan mereka bisa mengembangkan potensi produk lokal masing-masing sekaligus kesejahteraan ekonomi warga bisa meningkat.

“Pasar ini diperuntukkan untuk pedagang warga Desa Sidomulyo. Apalagi Sidomulyo terkenal sebagai sentra desa bunga di Kota Batu,” tambahnya.

Pasar wisata Desa Sidomulyo ini merupakan desa pertama yang memiliki pasar wisata. Dibangun dengan anggaran APBD 2017, dan bantuan dari pemerintah pusat senilai 1,6 miliar.

“Rencananya, desa-desa lain juga akan dibangun pasar desa wisata serupa,” tutupnya.

Sebelumnya, tanah bangunan hanya dimanfaatkan untuk transit dan lahan parkir bus pariwisata petik apel. (Azm/end)