Museum Angkut Tambah Koleksi Mobil Legendaris Toyota Kijang
Salah satu mobil toyota legendaris yang dikenal dengan nama toyota buaya 1970-1980 jadi koleksi terbaru Museum Angkut (Azmy)

MALANGTODAY.NET – Terobosan dalam pengembangan bisnis otomotif dilakukan pihak PT. Toyota Astra Motor (TAM). Bekerjasama dengan Jatim Park Group, TAM menghadirkan boot khusus Toyota di Museum Angkut sejajar dengan koleksi alat angkut legendaris lain.

Dihadirkannya koleksi mobil Toyota ini dirasa sangat penting dalam edukasi pengetahuan otomotif Indonesia, mengingat Toyota sebagai salah satu mobil legendaris di Indonesia sejak 1970.

Vice President Director TAM Henry Tanoto mengatakan, bahwa pihaknya memiliki komitmen tinggi pada pengembangan bisnis serta berkontribusi aktif di bidang sosial melalui program corporate social responsibility (CSR) berlandaskan pada empat pilar, yakni lingkungan, pendidikan, keselamatan berkendara dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Museum Angkut memiliki konsep edukasi, hiburan dan budaya. Ada kesamaan dengan filosofi CSR Toyota, sehingga kesempatan untuk berkolaborasi dalam edukasi pengetahuan otomotif terbuka lebar,”

Menempati booth khusus seluas 132 m², TAM memajang 2 unit koleksi kendaraan legendaris Toyota Kijang. Tak hanya itu, juga terpasang unit multimedia corner berisi pengetahuan tentang otomotif.

Mulai teknologi kendaraan, edukasi proses industri manufaktur (pembuatan kendaraan), sejarah industri otomotif nasional, juga program smart driving tentang tata cara berlalu lintas dengan aman, baik dan benar.

“Diharapkan bermanfaat dalam menambah pengetahuan para pengunjung Museum Angkut dan masyarakat Batu mengenai perkembangan industri otomotif nasional,” paparnya.

Dalam booth tersebut, juga dikenalkan koleksi Toyota Kijang dari berbagai generasi. Mulai generasi pertama Kijang Buaya (1970-1980), Kijang Doyok (1981-1985), Kijang Super (1986-1996), Kijang Kapsul (1997-2004), Kijang Innova (2004-2015) hingga yang terbaru, All New Kijang Innova sedari 2015 sampai sekarang.

Sebagai informasi, perluasan cakupan program CSR serupa telah dilakukan seperti di Makassar melalui program pendidikan kemaritiman ‘Phinisi Bagi Negeri’, lalu di Semarang ada pemberdayaan petani setempat melalui program ‘Toyota Organic Village’.

Operational Manager Museum Angkut, Endang A Shobirin mengapresiasi kontribusi kolaboratif pihak Toyota Astra Motor. Diharapkan Endang, dari booth khusus TAM bisa menambah khazanah wahana edukasi di Museum Angkut.

Loading...