Kondisi DAS Brantas dasari loka karya ini.
Kondisi DAS Brantas dasari loka karya ini.

MALANGTODAY.NET  – Berawal dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas yang merupakan tumpuan ketersediaan air bagi masyarakat dan dunia usaha di daerah Jawa Timur, perusahaan minuman bekerjasama dengan United Nations Industrial Development Organisation (UNIDO), Selasa (04/10) menyelenggarakan Lokakarya.

Pertemuan ilmiah kecil yang digelar selama tiga hari ini melibatkan 30 pemangku kepentingan terkait, yakni Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga industri dari BUMN maupun BUMD.

“Dibutuhkan kerjasama dengan pemangku kepentingan untuk melestarikan air, khususnya diriwayatkan Sub DAS Brantas, di lereng Gunung Welirang. Hal ini yang membuat Multi Bintang bekerjasama dengan UNIDO  mengajak pemangku  kepentingan untuk bersama-sama mencari solusi melestarikan air,” kata Chew Boon He, Supply Chain Direktur Multi Bintang.

Baca Juga: Bawaslu Waspadai Keterlibatan ASN di Pilkada Kota Batu

Sementara itu, UNIDO adalah sebuah organisasi bagian dari PBB yang mempunyai mandat untuk mempromosikan pembangunan industri berkelanjutan dan inklusif yang disebut Inclusive Sustainable Industrial Development.
DAS Brantas  memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat, diantaranya digunakan sebagai sumber air bersih, irigasi, sarana transportasi dan sarana keseimbangan ekosistem.

Lokakarya ini berlangsung mulai hari ini, Selasa (04/10) hingga Kamis (06/10) di Hotel Jambuluwuk Kota Batu.
Lokakarya merupakan bagian dari rangkaian lokakarya yang pertama diselenggarakan di Asia. Setelah sebelumnya di laksanakan di Nigeria dan Ethiopia. (sol/ind)

 

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda