Suasana Pameran Inovasi Pertanian Di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (bptp), Malang, Jawa Timur, Selasa (711)
Suasana Pameran Inovasi Pertanian Di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (bptp), Malang, Jawa Timur, Selasa (711) @didik

MALANGTODAY.NET – Kementerian Pertanian (Kementan) Indonesia mendorong setiap daerah turut serta dan aktif dalam melindungi kekayaan sumber daya Indonesia.

Salah satu upaya itu adalah dengan mendaftarkan aset varietas lokal atau sumber daya genetik (SDG) di pusat data Kementan.

Kepala Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB-Biogen) Kementan, Ir Mastur MSi PhD mengatakan, upaya perlindungan varietas lokal, baik tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan wajib digetolkan.

BACA JUGA: BPTP Tingkatkan Hilirisasi Teknologi Pertanian Modern

Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara peringkat kedua tingkat dunia dalam kekayaan keanekaragaman hayati, setelah Brazil.

“Keanekaragaman seperti flora, fauna, mikroba dan ekosistem,” ujarnya pada kegiatan Open House BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Karangploso Jawa Timur, Selasa (7/11).

Pentingnya menjaga aset SDG, lanjut Mastur, selain memberi manfaat secara ekonomi bagi petani sebagai sosok penting pelestari, juga merupakan upaya konservasi.

Untuk itu, pemerintah daerah diharapkan turut menjembatani pemda mendaftarkan SDG. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 29 tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman.

“Sumberdaya genetik harus bisa mendatangkan keuntungan ekonomi dengan cara didaftarkan,” tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan Open House BPTP ini juga dilakukan penyerahan Tanda Daftar Varietas Tanaman dari Kementan ke perwakilan sejumlah pemda seluruh Indonesia.

Open House digelar dengan serangkaian acara antara lain pameran inovasi teknologi, bursa produk pertanian, dan pelatihan inovasi teknologi terapan. (azm/zuk)

Berikan tanggapan Anda

Komentar Anda