Resmi Dibuka, Ratusan Peserta dari Seluruh Indonesia Meriahkan Kejurnas Orienteering Batu
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Orienteering Panglima TNI IV Tahun 2018

MALANGTODAY.NET – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Orienteering Panglima TNI IV Tahun 2018 resmi dibuka oleh Kepala Pusjaspermildas TNI, Brigadir Jenderal TNI Sapriadi, S.Ip. Sabtu (8/12/2018) pagi. Sejumlah petinggi militer dan pengurus FONI dan AOMI pun nampak hadir dalam upacara pembukaan yang dilaksanakan di Lapangan Pusdik Arhanud tersebut.

Ketua Umum Federasi Orienteering Nasional (FONI), As Ops Panglima TNI Kolonel Inf. Kunto Arief Wibowo, S.I.P mengatakan bahwa event ini adalah Kejuaraan Nasional Orienteering yang pertama kali digelar oleh FONI. Pihaknya juga bekerja sama dengan Asosiasi Orinteering Militer Indonesia (AOMI) dan melibatkan Pengprov FONI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Baca Juga  Ribuan Atlet Karate Siap Bersaing dalam Kejurnas Divif 2 Kostrad

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Kejurnas Orienteering perdana yang digelar hingga Minggu (9/12/2018) mendatang ini diikuti oleh 213 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta tak hanya dari anggota TNI namun juga dari masyarakat umum.

“Diikuti 281 peserta ditambah 9 pembina dan pelatih, total peserta 290 peserta. Peserta tidak hanya didominasi militer, tapi juga banyak dari kalangan umum, terutama mahasiswa,” ujar Kunto (8/12/2018).

Sebagai informasi, orienteering sendiri merupakan sebuah kegiatan berbasis alam terbuka (outdoor) untuk menguji kemampuan navigasi, kecepatan, serta ketepatan. Awal mulanya, orienteering muncul di Swedia dan diciptakan untuk kepentingan militer, terutama melatih kemampuan navigasi darat para prajurit. Untuk melakukan orienteering, peserta membutuhkan alat navigasi berupa peta dan kompas, alat-alat tersebut digunakan untuk menemukan titik-titik atau objek tertentu selama kegiatan orienteering.

Baca Juga  Ratusan Atlit Ikuti Kejurnas Tenis Bupati Malang 2017

Kini, orienteering telah menjadi sebuah cabang olahraga alam yang dikompetisikan. Dan dalam Kejurnas Orienteering kali ini, ada tiga kategori yang akan dipertandingkan. Yakni, Sprint Orienteering dan Middle Distance Orienteering dengan pemisahan kelas umur dan gender.

“Selain untuk mengembangkan dan mempopulerkan disiplin orienteering, kami juga akan melaksanakan lomba MTBO atau Mountain Bike Orinteering. Kejurnas ini dapat diikuti semua kodam, semua kesatuan TNI (Kostrad, paskhas, kopassus, marinir) dan semua pengurus provinsi FONI,” pungkas Kunto.


Reporter : Andika Fajar Kurniawan
Editor : Kistin S

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.