Korban dugaan penipuan jual beli ginjal, Ita Diana (berjilbab) sedang menjalani pemeriksaan dari tim penyidik Polresta Malang (Azmy)

MALANGTODAY.NET – Kasus dugaan penipuan jual beli organ tubuh yang dialami oleh salah satu warga, Ita Diana (51) warga Kelurahan Temas Kota Batu cukup menyita perhatian publik akhir-akhir ini.

Aparat kepolisian, baik dari Polda Jatim dan juga Polresta Malang akhirnya memutuskan untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini sebelum nanti akan dilakukan gelar perkara.

Pantauan MalangTODAY, rumah korban Ita Diana di Kota Batu didatangi salah satu tim penyidik Polresta Malang, Minggu (24/12). Diketahui tim penyidik melakukan pemeriksaan untuk keperluan menyusun berkas kasus yang viral akhir-akhir ini.

Kuasa Hukum Ita Diana, Yassiro Ardhana Rahman mengatakan, korban Ibu Diana telah dizinkan pulang oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) untuk menjalani serangkaian pemeriksaan sejak Jumat (22/12) kemarin.

“Iya, Mas sejak Jumat kemarin pulang dan langsung menjalani pemeriksaan dari Unit 4 Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim. Lalu, hari ini tim penyidik Polresta Malang juga melakukan pemeriksaan,” ungkapnya usai pendampingan pemeriksaan korban, Minggu (24/12).

Agenda pemeriksaan, lanjut Yassiro, terkait pengaduan terhadap dugaan tindak pidana penjualan organ tubuh sebagaimana pasal 64 ayat 3 junto 192 no 36 tentang kesehatan.

“Agenda pemeriksaan dilakukan menelusuri kronologi kejadian dan pengumpulan alat-alat bukti sebelum dilakukan gelar perkara,” terangnya.

Dari pemeriksaan tersebut, ia optimis dalam memperjuangkan hak-hak Ita Diana sebagai korban dugaan transplantasi ginjal tersebut. “Diharapkan kejadian seperti ini dijadikan pelajaran buat semua, agar tidak ada lagi kejadian serupa baik di Malang maupun di Indonesia,” tutupnya.

Loading...