Ilustrasi hidran (Istimewa)

MALANGTODAY.NET Rentetan kasus kebakaran yang terjadi selama Juli lalu membuat Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Kota Batu menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya bakal disajikan dengan pengadaan hidran di setiap desa dan kelurahan.

Mereka juga berencana membuat pos pemadam kebakaran tiap kecamatan. Dua ancang-ancang itu disiapkan agar mempermudah proses penanganan pada kasus kebakaran.

”Tujuan utamanya yakni menghindari adanya korban dan respons cepat ketika terjadi kebakaran. Yang terdekat, kami merencanakan pemasangan lima hidran di tiap desa,” ujar Kepala DPK Kota Batu Abdillah Alkaf.

Selain korban jiwa, kasus kebakaran juga kerap menimbulkan kerugian materi. Kondisi itulah yang coba dihindari Pemkot Batu.

Khusus untuk program pemasangan hidran, sejauh DPK Kota Batu baru mengutamakan desa-desa yang tidak memiliki tandon air.

Dengan begitu, Kecamatan Batu tidak akan menjadi fokus utamanya. Sebab, di sana rata-rata tiap desa atau kelurahan telah memiliki tandon air.

”Karena itu, dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti pembangunan hidran akan kami lakukan di desa atau kelurahan yang berada di Kecamatan Junrejo dan Kecamatan Bumiaji. Di sana banyak yang belum memiliki tandon air,” beber Abdillah.

Khusus untuk program pembangunan pos pemadam kebakaran, dua kecamatan tersebut juga akan menjadi perhatian utama DPK. Alasannya karena Kecamatan Batu saat ini menjadi lokasi markas Damkar di Jalan Kartini.

Satu lagi ada pos di Balai Kota Among Tani. ”Dengan adanya pos damkar di tiap kecamatan, kami bisa lebih cepat merespons laporan, paling butuh waktu 5 menit,” pungkasnya

Pewarta : Miftahul Huda
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.